Kompas.com - 31/01/2014, 15:50 WIB
Dua orang warga Tionghoa memasang ratusan lilin berukuran besar di halaman Vihara Dharma Ramsi, Gang Ibu Aisah, Jalan Cibadak, Kota Bandung, Rabu (29/1/2014). Kegiatan ini sebagai salah satu persiapan menyambut tahun baru Imlek 2565 yang jatuh pada 31 Januari 2014. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN GANI KURNIAWANDua orang warga Tionghoa memasang ratusan lilin berukuran besar di halaman Vihara Dharma Ramsi, Gang Ibu Aisah, Jalan Cibadak, Kota Bandung, Rabu (29/1/2014). Kegiatan ini sebagai salah satu persiapan menyambut tahun baru Imlek 2565 yang jatuh pada 31 Januari 2014. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com — Perayaan Tahun Baru China atau Imlek identik dengan pemberian angpau. Amplop merah berisi sejumlah uang tersebut diberikan kepada kerabat maupun orang kurang mampu yang bermakna berbagi rezeki.

Bagi-bagi angpau pun kerap dilakukan di lingkungan wihara. Setiap kali perayaan Imlek, banyak warga miskin yang sebagian besar pengemis mengantre di sekeliling wihara. Namun, hal seperti itu dikritik.

Menurut biksu Vihara Ekayana, Nyanagupta, tidak ada tradisi membagikan angpau oleh wihara. Pasalnya, membagi-bagi angpau tidak mendidik rakyat kecil.

"Pihak wihara tidak membagi-bagikan angpau karena hal itu tidak mendidik mereka," kata Nyanagupta, Jumat (31/1/2014).

Kalaupun ada pembagian angpau, katanya, hal itu dilakukan secara individu oleh umat yang datang berdoa ke wihara. "Kalau di sini kebanyakan masyarakat kecil yang datang anak-anak kecil. Mereka menunggu di depan pintu gerbang. Tapi kami enggak ada tradisi membagikan angpau. Paling umat secara individu yang memberi kepada mereka," tuturnya.

Vihara Ekayana terletak di Jalan Mangga II/8, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ratusan umat Tionghoa mendatangi wihara untuk berdoa memulai tahun baru. Hingga siang tadi, masih banyak umat yang datang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditindak Polisi Saat Konvoi, Pengemudi Mobil: Kami Tidak Berhenti di Tol Untuk Foto-foto

Ditindak Polisi Saat Konvoi, Pengemudi Mobil: Kami Tidak Berhenti di Tol Untuk Foto-foto

Megapolitan
Peserta Konvoi di Tol Andara Ungkap Kronologi Dihentikan Polisi, Mulanya Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Rombongan

Peserta Konvoi di Tol Andara Ungkap Kronologi Dihentikan Polisi, Mulanya Ada Mobil Ugal-ugalan Masuk Rombongan

Megapolitan
Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Pasar Jaya Sediakan Minyak Goreng Rp 14.000 Per Liter

Megapolitan
Saksi Sebut Dua Polisi Hanya Diam Saat Kakek HM Dikeroyok di Cakung hingga Tewas

Saksi Sebut Dua Polisi Hanya Diam Saat Kakek HM Dikeroyok di Cakung hingga Tewas

Megapolitan
UPDATE 23 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Mencapai 98 Persen

UPDATE 23 Januari: Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel Mencapai 98 Persen

Megapolitan
Pengendara Mobil Tewas Dikeroyok, Polisi: Senggol Motor di Pulogadung, Diteriaki Maling, lalu Dikejar hingga Cakung

Pengendara Mobil Tewas Dikeroyok, Polisi: Senggol Motor di Pulogadung, Diteriaki Maling, lalu Dikejar hingga Cakung

Megapolitan
Pintu Pelintasan di Gunung Sahari Selatan Akan Ditutup, Pemkot Jakpus Sosialisasi ke Masyarakat

Pintu Pelintasan di Gunung Sahari Selatan Akan Ditutup, Pemkot Jakpus Sosialisasi ke Masyarakat

Megapolitan
Kesaksian Warga Lihat Kakek 89 Tahun Dituduh Maling, lalu Dikeroyok hingga Tewas

Kesaksian Warga Lihat Kakek 89 Tahun Dituduh Maling, lalu Dikeroyok hingga Tewas

Megapolitan
Bantah Konvoi Rombongan Mobil Berhenti di Tol untuk Dokumentasi, Akbar Rais: Jalan Kami Ditutupi Polisi

Bantah Konvoi Rombongan Mobil Berhenti di Tol untuk Dokumentasi, Akbar Rais: Jalan Kami Ditutupi Polisi

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Tilang Konvoi Mobil yang Berhenti di Tol Andara: Mereka Kooperatif

Alasan Polisi Tak Tilang Konvoi Mobil yang Berhenti di Tol Andara: Mereka Kooperatif

Megapolitan
Transjakarta Rute S21 Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

Transjakarta Rute S21 Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini

Megapolitan
Tegaskan Lapangan JIS Tak Boleh Berbayar, Anies: Siapa Saja Bisa Pakai Gratis

Tegaskan Lapangan JIS Tak Boleh Berbayar, Anies: Siapa Saja Bisa Pakai Gratis

Megapolitan
6 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta, Tertinggi sejak Ditemukan Omicron

6 Pasien Covid-19 Meninggal di Jakarta, Tertinggi sejak Ditemukan Omicron

Megapolitan
UPDATE 23 Jaanuari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 140, Pasien Dirawat Bertambah 138

UPDATE 23 Jaanuari: Kasus Positif Covid-19 di Tangsel Bertambah 140, Pasien Dirawat Bertambah 138

Megapolitan
Sidang Kasus Terorisme dengan Terdakwa Munarman Dilanjutkan Hari Ini

Sidang Kasus Terorisme dengan Terdakwa Munarman Dilanjutkan Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.