Kompas.com - 03/02/2014, 11:47 WIB
Gubernur Jakarta Joko Widodo saat meninjau amblasnya Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2014). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur Jakarta Joko Widodo saat meninjau amblasnya Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (14/1/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Perbaikan jalan ambles di Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sudah mendekati tahap final penyelesaian. Saat ini, struktur fisik jalan baru menggantikan konstruksi lama yang rusak akibat ambles saat banjir beberapa waktu lalu sudah selesai terpasang.

"Saat ini struktur jalan sudah selesai dan jembatannya sudah jadi. Sekarang tinggal perapian dan pengaspalan jalan saja dan membersihkan yang kotor-kotor," kata Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum Danis H Sumadilaga, saat dihubungi Kompas.com, Senin (3/2/2014).

Ia menyatakan, penyelesaian dengan mengaspal itu diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih sekitar satu minggu lagi. Setelah selesai diaspal, jalan tersebut akan kembali dibuka untuk dapat dilintasi kendaraan kembali secara normal.

Selama ini, lalu lintas dialihkan melalui jalur sodetan yang dibuka masuk di Tol Lingkar Dalam TB Simatupang. "Saya kira seminggu lagi sudah (selesai pengaspalan). Mudah-mudahan begitu selesai kita buka kembali," ujar Danis.

Pihaknya berharap kondisi cuaca juga mendukung proses pengaspalan jalan tersebut. Sebab, pengerjaan untuk mengaspal jalan hanya dapat dilakukan saat kondisi cuaca dalam keadaan baik atau tidak hujan.

Danis mengungkapkan, kendala perbaikan Jalan TB Simatupang selama ini berjalan lebih lama dari waktu perhitungan karena masalah cuaca yang sering hujan. Dalam perhitungan pihaknya, pada kondisi cuaca normal, perbaikan dapat selesai dalam waktu 20 hari saja. Namun, sejak jalan tersebut ambles, perbaikannya hingga kini sudah memakan waktu tiga minggu ditambah perkiraan satu minggu lagi untuk menunggu pengaspalan jalan.

"Karena beberapa hari kemarin itu kita gangguan hujan lebat. Jadi, ini masalah cuaca saja," ujar Danis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun proyek pengerjaan tersebut, menurutnya, dikerjakan oleh Balai IV Jalan Nasional Direktorat Jenderal Bina Marga dari Kementerian Pekerjaan Umum. Lebih dari 30 pekerja proyek, alat berat berupa bor, mesin ekskavator, mesin cor, dan lainnya dikerahkan untuk memperbaiki jalan yang ambles akibat banjir tersebut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak Tidak Merembet ke Permukiman Warga

Megapolitan
Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Pemkot Tangerang: 7.625 Pemohon Insentif Start Up Rp 760.000 Lolos Verifikasi

Megapolitan
Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Pemkab Bekasi Terkendala Anggaran Keruk Sampah di Kali Cikarang

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kesulitan Sumber Air

Megapolitan
Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Kebakaran Pasar Swalayan di Cilandak KKO, Damkar Kerahkan 25 Mobil

Megapolitan
Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Depok Dilanda Angin Puting Beliung, 622 Gardu PLN Gangguan, Listrik Padam Sejak Sore

Megapolitan
Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Perawatan Jaringan, Pelayanan Adminduk Kabupaten Bekasi Offline Sepekan Kedepan

Megapolitan
Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Sudah Dua Jam, Pasar Swalayan di Cilandak KKO Masih Terbakar

Megapolitan
Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Selain Pasar Swalayan, Toko Parfum hingga Toko Handphone di Cilandak KKO Terbakar

Megapolitan
Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Sejumlah Titik di Bintaro Gelap dan Rawan Pembegalan, Polisi Minta Penerangan Jalan Ditambah

Megapolitan
Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Pohon Tumbang di Stasiun Depok, Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

UPDATE 21 September: Bertambah 20 Kasus Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Pasar Swalayan Terbakar, Arus Lalu Lintas Jalan Cilandak KKO Lumpuh Total

Megapolitan
Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Jambret Pesepeda di Taman Sari Sudah Enam Kali Beraksi

Megapolitan
Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Terlibat Tawuran Antargeng, Tiga Remaja di Bekasi Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.