Warga di Rusun Komarudin Tidak Diberi Kulkas maupun Televisi

Kompas.com - 03/02/2014, 17:56 WIB
Sejak 2008, enam blok di  Rusun Jalan Komarudin, Cakung Jakarta Timur, tak dihuni, Jakarta, Kamis (21/8/2013). Rusun ini menjadi salah satu alternatif hunian bagi warga normalisasi Waduk Ria Rio. ESTU SURYOWATISejak 2008, enam blok di Rusun Jalan Komarudin, Cakung Jakarta Timur, tak dihuni, Jakarta, Kamis (21/8/2013). Rusun ini menjadi salah satu alternatif hunian bagi warga normalisasi Waduk Ria Rio.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 142 kepala keluarga atau sekitar 300 warga bantaran Kali Sentiong di perbatasan Jakarta Utara dan Jakarta Pusat akan direlokasi ke Rumah Susun Sewa Komarudin, Jakarta Timur. Tidak ada fasilitas tambahan berupa lemari es, televisi, maupun tempat tidur di rusun itu.

Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah III Jefyodya Julyan mengatakan, warga tersebut akan menempati dua menara rusun di Blok 4 dan 5 yang terdiri dari 100 unit rusun. Meski demikian, Jefyodya belum dapat memastikan berapa tarif yang akan dikenakan kepada para penghuninya setelah masa gratis selama 6 bulan berakhir. "Tarifnya akan tentukan belakangan," ujar Jefyodya di Kantor Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2014).

Saat ini dua blok yang siap huni tersebut hanya ditunjang fasilitas air bersih dan listrik. Tidak fasilitas lain seperti kulkas, tempat tidur, maupun televisi sebagaimana disediakan di Rusun Marunda dan Rusun Pinus Elok.

Listrik dan air di rusun tersebut didapatkan dengan cara membeli voucher. Menurut Jefyodya, kondisi Rusun Komarudin jauh lebih baik dibandingkan tempat tinggal warga Kali Sentiong, yang sering dilanda banjir. Ia mengatakan, tahun ini seluruh fasilitas di rusun tersebut akan diperbaiki.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah mengatakan akan terus mengawal perbaikan kampung kumuh di bantaran Kali Sentiong tersebut. Menurutnya, dengan dibongkarnya ratusan rumah warga di sana, akan didapatkan ruas jalan sepanjang 750 meter dengan lebar 14 meter. Sepanjang jalan itu akan digunakan untuk penghijauan.


Saefullah menyebutkan, aparat Jakarta Pusat akan membantu pengurusan administrasi kependudukan bagi warga yang pindah ke rusun.

Setiap menara di Rusun Komarudin terdiri dari lima lantai, masing-masing blok berisi 100 unit rusun. Setiap unit rusun berukuran 30 meter persegi yang terdiri dari 2 kamar, dapur, dan 1 kamar mandi. Warga berusia lanjut diprioritaskan untuk tinggal di lantai satu dan dua.

Saefullah meminta calon penghuni rusun yang memiliki anak masih sekolah untuk tidak perlu khawatir. Anak-anak yang berstatus pelajar akan dicatat dan didaftarkan di sekolah baru dekat rusun tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Pemprov DKI Klaim Ciptakan 111.000 Wirausaha, Baru 13.000 yang Punya Izin

Megapolitan
Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Pemprov DKI Optimistis Akan Lampaui Target Terciptanya 200.000 Wirausaha Baru

Megapolitan
Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Kerap Masuk ke Permukiman, Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Polisi Tangkap Pemalsu KTP PSK di Bawah Umur

Megapolitan
4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

4 Pelajar Ditangkap, Diduga Keroyok Korban hingga Tewas Saat Tawuran

Megapolitan
BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

BK DPRD Depok Akan Beri Seragam agar Anggota Dewan Disiplin

Megapolitan
Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Tanpa Pelampung dan Tak Pandai Berenang, Fitra Tenggelam Usai Tolong Teman

Megapolitan
Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Tawuran Pelajar di Kebayoran Baru, Sejumlah Pelajar Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X