Kompas.com - 06/02/2014, 12:55 WIB
Warga menyaksikan luapan Kali Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2014). Luapan Kali Ciliwung sejak Selasa, 21 Januari lalu menyebabkan rumah dari 116.382 jiwa terendam dan 79.614 jiwa mengungsi. KOMPAS/AGUS SUSANTO AGUS SUSANTOWarga menyaksikan luapan Kali Ciliwung di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (23/1/2014). Luapan Kali Ciliwung sejak Selasa, 21 Januari lalu menyebabkan rumah dari 116.382 jiwa terendam dan 79.614 jiwa mengungsi. KOMPAS/AGUS SUSANTO
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan empat rumah susun sederhana sewa untuk relokasi warga yang menetap di bantaran Sungai Ciliwung. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta Yonathan Pasodung mengatakan, keempat rusunawa itu berada di Jakarta Timur.

"Ada di Cipinang Besar Selatan, Komarudin Pulogebang, Jatinegara Barat, dan Jatinegara Kaum," kata Yonathan kepada wartawan, Kamis (6/2/2014).

Di Cipinang besar, jumlah rusun yang disediakan sebanyak 200 unit. Di Komarudin Pulogebang akan ada 400 unit rusun, Jatinegara Kaum sebanyak 200 unit, dan Jatinegara Barat sebanyak 500 unit. Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan APBD khusus untuk rusun yang akan dibangun oleh pemerintah daerah. Adapun Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) menggunakan dana APBN untuk membangun rusun di Jakarta.

"Rusunawa Jatinegara Barat, yang bekas gedung sudin (suku dinas) teknis Jakarta Timur masih dalam proses pembangunan, yang membangun Kemenpera. Jadi kita menunggu rusun di sana jadi dulu, baru bisa relokasi warga bantaran," ujar Yonathan.

Total anggaran yang dialokasikan untuk membangun hunian vertikal dan rusunawa ini mencapai Rp 2 triliun. Dana itu untuk pembangunan kampung deret di 70 lokasi sebesar Rp 1,1 triliun dan sisanya pembangunan rusunawa lengkap beserta pembebasan lahan.

Anggaran penataan pemukiman dalam APBD DKI 2014 dialokasikan untuk detail engineering design (DED) rusun sebagai berikut:

- Rusun Pinus Elok dengan 6 lantai (1 blok) senilai Rp 300 juta
- Rusun Condet senilai Rp 1 miliar
- Rusun Pasar Rebo senilai Rp 1 miliar
- Rusun Cilangkap dengan 16 lantai (2 menara) senilai Rp 1,5 miliar
- Rusun Daan Mogot dengan 16 lantai (2 menara) senilai Rp 1,5 miliar
- Rusun Kapuk, Cengkareng, dengan 16 lantai (2 menara) senilai Rp 1,5 miliar
- Rusun Nagrak senilai Rp 1 miliar
- Rusun Penggilingan dengan 16 lantai (2 menara) senilai Rp 1,5 miliar
- Rusun Rawa Bebek setinggi 16 lantai (2 menara) dengan Rp 1,5 miliar
- Rusun Lokasari senilai Rp 1 miliar
- Rusun Kuningan senilai Rp 1 miliar
- Rusun di lahan PT KAI (Tanah Abang) senilai Rp 1 miliar
- Rusun di lahan PT KAI (Manggarai) senilai Rp 1 miliar
- Rusun di lahan PT KAI (Kampung Bandan) senilai Rp 1 miliar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun biaya pembebasan lahan untuk rusun-rusun tersebut meliputi:
- Rusun Daan Mogot Km 14 sebesar Rp 20 miliar
- Rusun KS Tubun senilai Rp 20 miliar
- Rusun di Jalan Dr KRT Radjiman, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, sebesar Rp 20 miliar
- Rusun Kelurahan Pegadungan, Jalan Perumahan Citra V, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, sebesar Rp 37 miliar
- Rusun Jalan Pedongkelan, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, sebesar Rp 19 miliar
- Rusun Jalan Kampung Rawa Kedaung RT 04 RW 012, Kelurahan Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng Barat, senilai Rp 16,5 miliar
- Rusun di Jalan Cilangkap Raya RT 006 RW 01, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, sebesar Rp 20 miliar
- Rusun di Jalan Penganten Ali, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, sebesar Rp 20 miliar.

Biaya pembangunan rusun adalah sebagai berikut:

- Rusun Cakung Barat sebanyak 4 blok dengan Rp 30 miliar
- Rusun Cipinang Besar Selatan blok IV dan V sebesar Rp 27,3 miliar
- Rusun Jatinegara Kaum sebanyak 3 blok III, IV, dan V sebesar Rp 22,5 miliar
- Rusun Jatinegara Kaum blok I dan II sebesar Rp 29,5 miliar
- Rusun Jalan Raya Bekasi Km 2 dengan 2 blok Rp 15 miliar, pembangunan rusun Pinus Elok 1 blok seharga Rp 23,5 miliar
- Rusun Pulo Gebang Blok V dan VI seharga Rp 29,5 miliar
- Rusun Rawa Bebek sebanyak 8 blok sebesar Rp 20 miliar
- Rusun Tambora Tower A, B, dan C senilai Rp 190 miliar
- Penyelesaian pembangunan Rusun KS Tubun, Jakarta Barat, senilai Rp 70 miliar.

Sebanyak Rp 2,7 miliar dialokasikan untuk penyusunan dokumen lingkungan rusun BLK Condet, Cilangkap, Daan Mogot, Jatinegara Barat, Kampung Teko, Kapuk, KS Tubun, Nagrak, dan Penggilingan. Masing-masing dianggarkan sebesar Rp 300 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rachel Vennya Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini

Rachel Vennya Akan Diperiksa Polda Metro Jaya Hari Ini

Megapolitan
Aturan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2 di Jakarta

Aturan Ganjil Genap Selama PPKM Level 2 di Jakarta

Megapolitan
Digugat Rp 1 Triliun, PSI Sebut Punya Bukti Kuat sebagai Dasar Pecat Viani Limardi

Digugat Rp 1 Triliun, PSI Sebut Punya Bukti Kuat sebagai Dasar Pecat Viani Limardi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun | Resepsi Pernikahan Boleh Digelar dengan Kapasitas 50 Persen

[POPULER JABODETABEK] Viani Limardi Gugat PSI Rp 1 Triliun | Resepsi Pernikahan Boleh Digelar dengan Kapasitas 50 Persen

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Tambah 7 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 43 Pasien Dirawat

UPDATE 20 Oktober: Tambah 7 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang, 43 Pasien Dirawat

Megapolitan
Depok Izinkan Wahana Permainan Anak di Mal Buka, Orangtua Wajib Catat Alamat dan Nomor Telepon

Depok Izinkan Wahana Permainan Anak di Mal Buka, Orangtua Wajib Catat Alamat dan Nomor Telepon

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober 2021: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 20 Oktober 2021: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, PSI: Dia Makin Permalukan Dirinya Sendiri

Digugat Viani Limardi Rp 1 Triliun, PSI: Dia Makin Permalukan Dirinya Sendiri

Megapolitan
Kebakaran Landa Warung Makan di Makasar Jaktim, Pemilik Derita Luka Bakar di Tangan

Kebakaran Landa Warung Makan di Makasar Jaktim, Pemilik Derita Luka Bakar di Tangan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

UPDATE 20 Oktober: Jakarta Catat Penambahan 103 Kasus Covid-19

Megapolitan
UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 20 Oktober: Tambah 4 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Masih Bisa Pakai Tes Antigen sebagai Syarat Terbang

Megapolitan
Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Kembali Dibuka, Tempat Bermain Anak TangCity Mal Mulai Dikunjungi

Megapolitan
PPKM Level 2 Jakarta, Pengunjung Supermarket-Pasar Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

PPKM Level 2 Jakarta, Pengunjung Supermarket-Pasar Maksimal 75 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.