Kompas.com - 07/02/2014, 13:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersepeda dari rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati, Menteng, ke kantornya di Balaikota, Gambir, Jumat (6/2/2014). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersepeda dari rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati, Menteng, ke kantornya di Balaikota, Gambir, Jumat (6/2/2014).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang wartawan asing terheran-heran ketika melihat wartawan dan warga Jakarta begitu mudah mengobrol dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Hal itu terlihat ketika Jokowi berbaur dengan warga dan wartawan di Balaikota Jakarta.

Seusai bersepeda dari rumah dinasnya ke kantor Balaikota, Jumat (7/2/2014) pagi, Jokowi bersantai sejenak di ruang tamu Balaikota. Di kursi kiri dan kanannya, warga biasa dan para wartawan yang biasa meliputnya beraktivitas di kantor Balaikota.

Melihat hal itu, wartawan bernama Jeff Hutton dari majalah The Christian Sience Monitor bertanya kepada Jokowi. "Anda sangat mudah ditemui. Apakah itu memang kebijakan Anda?" kata wartawan bule dari Amerika Serikat tersebut.

Jokowi tidak langsung menjawab. Ia tersenyum kecil. "Setiap hari, saya bertemu rakyat. Sangat mudah mereka untuk bertemu saya. Ini semua tentang demokrasi. Kita bertemu rakyat kita mendengar persoalan mereka, keluhan, itu penting," ujarnya.

Wartawan asing itu pun mengangguk-angguk sambil jari tangan kanannya diletakkan depan bibir dengan dahi berkerut. Dia mengakui bahwa karakter Jokowi berbeda dari pemimpin lain.

Wartawan itu kembali bertanya tentang keamanan Jokowi. Hal itu mengingat Jokowi selalu berada di tengah kerumunan rakyat, dikelilingi warga, serta sangat mudah bersentuhan. Wartawan tersebut menanyakan apakah Jokowi tidak takut menjadi sasaran gangguan keamanan. "Pengawalan? Untuk apa?" kata Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Kasus Covid-19 pada Anak Naik Pesat, Pemkot Bekasi Akan Gencarkan Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Tambah 235, Total Kasus Covid-19 di Kota Bogor Capai 32.875

Megapolitan
Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Pemprov DKI Wacanakan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Masuk Tempat Hiburan

Megapolitan
Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Tabrak Motor lalu Jatuh ke Kolong Truk, Pemotor di Bogor Tewas

Megapolitan
Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Cerita Pedagang Bunga di Tangsel, Penjualan Kembang Sepi, tapi Banyak Pesanan Karangan Dukacita

Megapolitan
Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Joe Biden Prediksi Jakarta Tenggelam 10 Tahun Lagi, Ini Tanggapan Wagub DKI

Megapolitan
Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Pemkot Bogor Siapkan Isi Ulang Oksigen di Tiap Kecamatan untuk Warga Isoman

Megapolitan
Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Besok, 500 Santri di Pamulang Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Polisi Panggil Pemilik Mobil yang Diduga Halangi Ambulans Saat Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

3.327 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Hari Ini, Positivity Rate Masih di Atas Standar Aman

Megapolitan
Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Berkas Kasus Video Syur Gisel dan Nobu Belum Rampung, Kejati: Masih di Polda Metro

Megapolitan
Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Bukti Vaksinasi Covid-19 Akan Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas Publik di Jakarta

Megapolitan
Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Sepeda Gunung Senilai Rp 100 Jutaan di Pamulang Raib Digondol Maling

Megapolitan
Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Anies: Kematian Pasien Covid-19 yang Sudah Divaksinasi Hanya 13 dari 100.000 Penduduk

Megapolitan
Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Pemprov DKI Penuhi Target Vaksinasi Covid-19, Lebih Cepat Sebulan dari Tenggat Jokowi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X