Jokowi Yakin Bantuan Korban Banjir Tepat Sasaran

Kompas.com - 10/02/2014, 19:36 WIB
Gubernur Jakarta Joko Widodo yang menaiki perahu karet diarak warga korban banjir Kembangan Utara, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2014). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur Jakarta Joko Widodo yang menaiki perahu karet diarak warga korban banjir Kembangan Utara, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (14/1/2014).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengklaim bantuan dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada para korban banjir di Ibu Kota telah tepat sasaran. "Kalau menurut saya sudah. Langsung ditanyakan ke masyarakat saja," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (10/2/2014) sore.

Hanya saja, Jokowi tidak menampik bahwa ada banyak bantuan bagi korban banjir yang berlebih dan mubazir. Namun, dia mengklaim bantuan berlebih bukan dari dirinya, melainkan dari swasta.

Jokowi mengaku tidak ada masalah dengan pihak-pihak yang memberi bantuan. Hanya saja, kerap kali bantuan itu terlalu banyak sehingga akhirnya justru tidak bermanfaat dan mubazir. "Makanya kayak kita saja, langsung salurkan ke masyarakat. Ndak lewat posko-posko," kata Jokowi.

Bantuan untuk korban banjir di Jakarta, termasuk berlimpah. Sayangnya, bantuan itu malah membuat korban banjir pilah-pilih bantuan yang mereka terima. Ada barang-barang yang sudah menjadi incaran warga, seperti susu, selimut, beras, mi instan, dan sembilan bahan pokok. Namun, banyak nasi kotak yang menumpuk. Kejadian itu terjadi di pengungsi banjir Rawa Buaya, Jakarta Barat.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hingga November 2019, Penerimaan Pajak DKI Baru 84 Persen dari Target 8,8 Triliun

Hingga November 2019, Penerimaan Pajak DKI Baru 84 Persen dari Target 8,8 Triliun

Megapolitan
Upaya Disparbud DKI Bangkitkan Destinasi Wisata Jakarta Berbasis Kawasan

Upaya Disparbud DKI Bangkitkan Destinasi Wisata Jakarta Berbasis Kawasan

Megapolitan
Diperiksa Badan Kehormatan, William Aditya Janji Tetap Buka Anggaran Janggal ke Publik

Diperiksa Badan Kehormatan, William Aditya Janji Tetap Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
Diperiksa Badan Kehormatan Terkait Unggahan Anggaran Janggal, William PSI: Semua Setuju Ini Sikap Kritis

Diperiksa Badan Kehormatan Terkait Unggahan Anggaran Janggal, William PSI: Semua Setuju Ini Sikap Kritis

Megapolitan
Pemkot Tangsel Buka 222 Formasi CPNS, Dua Persen untuk Disabilitas

Pemkot Tangsel Buka 222 Formasi CPNS, Dua Persen untuk Disabilitas

Megapolitan
Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Ada Pendaftaran CPNS, Pemohon SKCK Di Polres Jakarta Timur Membeludak

Megapolitan
Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Pohon di Lokasi Revitalisasi Trotoar Akan Ditebang dan Diganti Tabebuya

Megapolitan
Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Sebelum Mendaftar, Simak Dulu Persyaratan CPNS 2019 Kota Bekasi

Megapolitan
Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Fraksi PDI-P Protes Penebangan Pohon di Trotoar karena Bertentangan dengan UU Lingkungan Hidup

Megapolitan
Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Anggota DPRD Usul agar Trotoar Cikini Ditanami Pohon Kurma

Megapolitan
Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Pemkab Tangerang Buka 448 Formasi CPNS

Megapolitan
Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Polresta Bandara Soetta: Biro Umrah Bodong Rekrut Jamaah dari Majelis Pengajian

Megapolitan
Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Ancaman Ambil Ginjal Hantui Siswa SDN Bambu Apus, Lurah Minta Pasang CCTV

Megapolitan
Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Tinjau Trotoar Cikini, Anggota DPRD Sebut Trotoar Tidak Terawat

Megapolitan
Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Kota Bekasi Buka 171 Formasi CPNS 2019 untuk Tenaga Pendidik, Kesehatan, dan Teknik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X