Terjebak Macet di Cilincing, Jokowi Kebelet Pipis

Kompas.com - 11/02/2014, 14:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terjebak kemacetan di jalur Cakung-Cililincing, Senin (11/2/2014). Fabian Januarius KuwadoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo terjebak kemacetan di jalur Cakung-Cililincing, Senin (11/2/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Di tengah kemacetan Tol Cakung-Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/2/2014), Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo turun dari mobilnya. Jokowi mengaku tak tahan ingin buang air kecil.

Semula, Jokowi ingin "blusukan" ke Marunda, Jakarta Utara. Dia pun memilih Tol Cakung-Cilincing. Rupanya, jalan tersebut macet. Kemacetan berasal dari antrean kendaraan besar ke pelabuhan. Alhasil, rombongan Jokowi pun terpaksa macet sekitar 1 jam.

Di tengah kemacetan tersebut, Jokowi tiba-tiba turun dari mobilnya. Mengenakan kemeja putih berlengan panjang serta celana hitam, dia tampak tidak acuh seperti mencari-cari sesuatu.

"Mau kencing dulu. Ndak lihat apa macet banget?" ujarnya sambil terburu-buru menuju stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Cilincing yang berjarak sekitar 30 meter dari mobilnya.


Sepanjang perjalanan dari mobil ke toilet umum SPBU, Jokowi tetap menjadi pusat perhatian. Sopir, pedagang asongan, warga, hingga petugas SPBU menyapa Jokowi. Namun, lantaran Jokowi terburu-buru, mereka tak sempat bersalaman atau berfoto bersama dan hanya menyapa Jokowi.

Pukul 13.30, Jokowi serta rombongan sudah melewati kemacetan tersebut. Rombongan telah sampai di bilangan Marunda.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Polisi Tangkap 2 Penjambret Tas Merek Gobelini di Tanjung Priok

Megapolitan
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dewan BPJS TK Tiba-tiba Meminta Maaf

Megapolitan
Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Dihadiri 11 Anggota, DPRD Komisi A Sahkan Rancangan Anggaran Dinas Gulkarmat Rp 1,2 Triliun

Megapolitan
Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X