Menteri PU: Sodetan Ciliwung-Cisadane Setelah Normalisasi Selesai

Kompas.com - 12/02/2014, 14:54 WIB
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto LTF Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto
EditorLaksono Hari Wiwoho

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengatakan, proyek pembangunan sodetan Sungai Ciliwung-Cisadane masih menjadi alternatif untuk mengatasi banjir di Jakarta. Proyek ini akan dilakukan jika sungai itu telah dinormalisasi.

"Sodetan itu masih jadi alternatif yang baik, tapi baru akan kami lakukan setelah normalisasi Kali Cisadane sudah selesai," kata Djoko seusai sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Rabu (12/2/2014).

Ia mengakui bahwa rencana proyek sodetan Ciliwung-Cisadane memang bermasalah karena ada penolakan dari warga Tangerang. Upaya normalisasi diperlukan agar air yang disodet dari Ciliwung tidak menambah beban Sungai Cisadane. Untuk mengatasi banjir Jakarta, Kementerian PU saat ini melanjutkan program normalisasi Sungai Pesangrahan dan Sungai Ciliwung.

Proyek sodetan Ciliwung-Cisadane gagal setelah warga dan pemerintah kota dan kabupaten Tangerang serta Provinsi Banten menolak rencana tersebut. Wakil Gubernur Banten Rano Karno mengatakan penolakan ini karena ada masalah sedimentasi di Cisadane dan kekuatan Bendung Pasar Baru, Cisadane, atau Pintu Air 10 di Kota Tangerang.

Dia mendesak normalisasi Cisadane sebelum sodetan dibangun. Rano mengatakan, pemerintah Provinsi Banten siap mendukung rencana pembangunan sodetan itu asalkan hal itu tidak merugikan kota dan kabupaten Tangerang.

"Kalau nantinya malah merugikan, ya buat apa? Jelas kami akan tolak dengan tegas kalau solusi Jakarta menghilangkan banjir adalah dengan memindahkan air ke Tangerang," kata Rano.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

Megapolitan
Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

Megapolitan
Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

Megapolitan
Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

Megapolitan
Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

Megapolitan
Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

Megapolitan
Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

Megapolitan
Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

Megapolitan
Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

Megapolitan
Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

Megapolitan
Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

Megapolitan
Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

Megapolitan
Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

Megapolitan
Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X