Roger Danuarta Dibawa ke BNN untuk Cek Narkoba

Kompas.com - 17/02/2014, 15:16 WIB
Roger Danuarta (tengah) memberikan keterangan di Mapolsek Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (17/2/2014). Ia tengah dimintai keterangan polisi terkait penggunaan narkoba. KOMPAS.com/ROBERTUS BELARMINUSRoger Danuarta (tengah) memberikan keterangan di Mapolsek Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (17/2/2014). Ia tengah dimintai keterangan polisi terkait penggunaan narkoba.
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com — Roger Danuarta dibawa menuju kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan kandungan narkoba yang digunakan oleh artis berbagai peran tersebut. Roger dibawa dengan mobil polisi dan didampingi pengacaranya.

"Kita bawa ke BNN untuk ambil beberapa sampel sama bawa barang bukti untuk kita pastikan barang bukti kandungannya jenis apa," kata Kepala Kepolisian Sektor Pulogadung Komisaris Zulham Effendi, Senin (17/2/2014), di Mapolsek Pulogadung, Jakarta Timur.

Zulham mengatakan, polisi sudah mengambil sampel urine Roger. Hasilnya, Roger dinyatakan positif mengonsumsi narkotika. Menurut Zulham, penanganan kasus Roger tidak untuk dilimpahkan kepada BNN, tetapi tetap berada dalam kewenangan polisi. "Akan kembali ke sini, tetap kita yang menangani," ujar Zulham.

Roger ditemukan tak sadarkan diri di dalam mobil Mercedes Benz E 320 bernomor polisi B 368 RY di tengah Jalan Kayu Putih Raya, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (16/2/2014) malam. Dari dalam mobil Roger, petugas menemukan daun ganja dengan berat bruto 15,70 gram, heroin berat bruto 1,50 gram, dan jarum suntik yang masih menancap di lengan kanan. Roger dijerat dengan Pasal 111, Pasal 112 subsider Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukum minimal 4 tahun maksimal 12 tahun.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X