Kompas.com - 21/02/2014, 16:27 WIB
Tiang-tiang monorel di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yang mangkrak sejak 2004 akan digarap kembali oleh PT Jakarta Monorail. Tiang monorel milik PT Adhi Karya Tbk siap ditebus Rp 120 miliar. PT Jakarta Monorail bakal menggandeng Hadji Kalla Group untuk pembangunan monorail DKI. Foto diambil Minggu (13/1/2013). WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHATiang-tiang monorel di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, yang mangkrak sejak 2004 akan digarap kembali oleh PT Jakarta Monorail. Tiang monorel milik PT Adhi Karya Tbk siap ditebus Rp 120 miliar. PT Jakarta Monorail bakal menggandeng Hadji Kalla Group untuk pembangunan monorail DKI. Foto diambil Minggu (13/1/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com — PT Adhi Karya merasa prihatin atas tudingan yang dilontarkan Komisaris Utama PT Jakarta Monorel (PT JM) Edward Soerjadjaja, yang menyebut Adhi Karya menggelembungkan harga konstruksi fisik monorel. Adhi Karya menilai tudingan itu sangat keji.

"Tuduhan ini sudah sangat memprihatinkan kami. Bagi kami, ini tuduhan yang sangat keji buat Adhi Karya," kata Direktur Utama PT Adhi Karya Kiswodarmawan di Kantor Adhi Karya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2014).

Kiswodarmawan merasa perlu menjawab tudingan yang disampaikan Edward melalui media tersebut. Apalagi, kata dia, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut tengah giat melakukan pembersihan dan meratifikasi komitmen mereka bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Kiswodarmawan, makna kata penggelembungan yang disampaikan kepada Adhi Karya bisa diartikan pihaknya melakukan korupsi.

"Kata-kata ini sama kayak Adhi Karya melakukan korupsi, kalau diterjemahkan. Jadi kami melakukan respons gitu lho, agar barang kali mereka belum sadar, ya kita beli alat penyadar," ujar Kiswodarmawan.

Ia membantah pernyataan Edward, yang menyangsikan biaya pembuatan stasiun monorel. Menurut Kiswodarmawan, pengerjaan fondasi stasiun meliputi struktur fondasi sampai dengan tiang. Hal itu meliputi pemasangan 54 tiang fondasi, 30 pile cap, dan 24 kolom.

Kiswodarmawan menyebutkan, ada 8 lokasi yang menjadi tugas Adhi Karya untuk membangun stasiun monorel. Delapan lokasi itu meliputi Gran Melia, Taman Rasuna, Kuningan Sentral, Setia Budi Utara untuk rute monorel di daerah Kuningan sepanjang 3 kilometer. Adapun pada rute Senayan sepanjang 2,8 kilometer, pembangunannya dilakukan di Plaza Senayan, Stadion Madya, Palmerah, dan Pejompongan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Megapolitan
Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Megapolitan
Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Megapolitan
SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

Megapolitan
Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Megapolitan
Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Megapolitan
Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Megapolitan
Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X