3 Maret, Lift Monas Sudah Bisa Dinikmati

Kompas.com - 23/02/2014, 12:24 WIB
Penggantian Lift di Monas

 Dua bulan lamanya, penggantian lift Tugu Monumen Nasional (Monas) belum kunjung diselesaikan. Hal ini terlihat masih terpasang tulisan renovasi lift di Monas, Jakarta, Rabu (25/12/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh ummi hadyah salehPenggantian Lift di Monas Dua bulan lamanya, penggantian lift Tugu Monumen Nasional (Monas) belum kunjung diselesaikan. Hal ini terlihat masih terpasang tulisan renovasi lift di Monas, Jakarta, Rabu (25/12/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh
|
EditorGlori K. Wadrianto
JAKARTA, KOMPAS.com — Para pengunjung Monumen Nasional (Monas) dalam waktu dekat bisa kembali menikmati lift ke pelataran puncak yang berada di sisi selatan, setelah hampir empat bulan direnovasi.

Para pengunjung dapat kembali menikmati keindahan Jakarta dari puncak Monas pada Senin (3/3/2014) mendatang.

"Saat ini pengerjaan lift Monas sudah selesai. Sekarang sedang dalam tahap uji kelayakan oleh Disnaker dan pihak UPT Monas," kata Kepala Unit Pengelola Monumen Nasional (Monas), Rini Hariyani saat dihubungi, Minggu (23/2/2014).

Rini menjelaskan, penggantian lift yang menghabiskan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta sebesar Rp 4 miliar itu dikerjakan mulai tanggal 21 Oktober 2013 lalu.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Sarang Teknik. Saat ini, pengoperasiaan lift Monas belum dilaksanakan karena masih dalam tahap uji kelayakan. Adapun penggantian lift tersebut tidak sesuai dengan target yang direncanakan yaitu tanggal 15 Desember 2013 lalu.

Pelaksana proyek masih mempertimbangkan keselamatan para pengunjung ketika sedang menaiki lift tersebut. Oleh sebab itu, kini PT Sarang Teknik terus melakukan uji coba sebelum pengoperasian lift Monas dibuka untuk umum.

Menurut Rini, kondisi lift saat ini sangat berbeda dengan lift Monas yang terdahulu. Para pengunjung dapat diantarkan hingga ketinggian 132 meter dalam waktu lebih kurang 1 menit saja.

"Saya sudah coba dan rasanya nikmat. Sudah enggak takut lagi kalau naik lift. Lift bisa mengantarkan ke puncak hanya dalam waktu 1 menit," kata Rini.

Sementara itu, meskipun ada penggantian lift, tetapi tarif masuk kawasan Monas tetap sama dan tidak ada kenaikan, untuk anak-anak sebesar Rp 2.000, mahasiswa sebesar Rp 3.000, sedangkan dewasa sebesar Rp 5.000.

Sedangkan untuk menaiki puncak Monas, pengunjung harus menambah biaya yaitu untuk anak-anak sebesar Rp 2.000, mahasiswa sebesar Rp 5.000, dewasa sebesar Rp 10.000.

"Soalnya antusias pengunjung makin meningkat, terlihat dari data pengunjung selama seminggu mencapai 22.148 orang," kata Rini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Berkurang, Kini 4.078 Orang

UPDATE: Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Kemayoran Berkurang, Kini 4.078 Orang

Megapolitan
5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Siap Tampung Pasien Covid-19

5 GOR dan Gedung Kesenian di Jakpus Siap Tampung Pasien Covid-19

Megapolitan
Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

Penuhnya TPU untuk Jenazah Pasien Covid-19 dan Lahan Baru di Jakarta...

Megapolitan
Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

Petugas TPU Jombang Telah Makamkan 119 Jenazah dengan Menerapkan Protokol Covid-19 sejak Awal Tahun

Megapolitan
Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

Penyelundup 4 Kali Bawa Sabu via Bus dari Palembang ke Jakarta

Megapolitan
3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

3.900 Tenaga Kesehatan Kota Bekasi Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

RS Penuh, Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

Sebaran Pasien Covid-19 Per Kecamatan di Depok, Beji Terbanyak

Megapolitan
Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

Seorang Perempuan Tewas Bunuh Diri, Lompat dari Lantai 25 Apartemen di Penjaringan

Megapolitan
Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

Hati-hati, Pidana Mengintai Pembuat hingga Pengguna Surat Tes Covid-19 Palsu

Megapolitan
KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

KPU Tangsel Siapkan Diri Hadapi Gugatan Kubu Muhamad-Sara

Megapolitan
Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Jakarta Punya 4 Layanan Kesehatan Gratis bagi Warga di Luar JKN

Megapolitan
Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Saat Kasus Pemalsuan Hasil Tes PCR Terungkap dan Pelakunya Dibekuk Polisi. . .

Megapolitan
Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Satu Orang Tewas dalam Pertikaian Anggota Ormas di Bekasi

Megapolitan
Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

Jakarta Makamkan Sekitar 190 Jenazah Per Hari, Lebih dari Separuh Korban Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X