Jalanan Sudirman Macet, Nasdem Minta Maaf

Kompas.com - 23/02/2014, 16:35 WIB
Apel Siaga yang diadakan Partai Nasdem di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2014), menyebabkan kemacetan di sejumlah titik. KOMPAS.com/IHSANUDDINApel Siaga yang diadakan Partai Nasdem di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2014), menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Ketua Dewan Pembina Pusat (DPP) Partai Nasdem Akbar Faisal meminta maaf atas macetnya sejumlah ruas jalan karena Apel Siaga Nasdem di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, (23/2/2014).

"Kami memperhitngkan yang datang hari ini sekitar 150.000 , ini masih di mana-mana macet yang belum masuk ke sini. Kami mohon maaf kepada warga Jakarta, ini hanya satu kali dalam setahun, ini persiapan terakhir kami memasuki kampanye," kata Akbar.

Pantauan Kompas.com, beberapa ruas jalan yang mengarah ke GBK memang tersendat. Pada pukul 13.00, Jalan Jenderal Sudirman yang mengarah ke Bundaran Senayan tersendat karena ruas kiri jalan digunakan untuk parkir bus yang mengangkut simpatisan Partai Nasdem.

Di ruas jalan sebaliknya, tidak terlihat bus yang memarkirkan kendaraan. Namun, jalanan tetap tersendat karena banyaknya kendaraan yang antre untuk masuk ke area GBK. Adanya proyek pembangunan MRT di jalan tersebut juga memperkecil ruang gerak kendaraan. Sejumlah petugas polisi terlihat mengatur lalu lintas di berbagai titik.

Di dalam area GBK, kendaraan yang juga digunakan untuk menghadiri acara lainnya, juga tersendat. Kader Nasdem yang berjalan kaki menuju GBK menguasai jalan sehingga jalan sulit dilintasi kendaraan bermotor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

Megapolitan
UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

Megapolitan
Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

Megapolitan
Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

Megapolitan
Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

Megapolitan
Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

Megapolitan
Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Remas Payudara Dua Perempuan, Seorang Pemuda di Depok Ditangkap Warga

Megapolitan
Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Lurah Cakung Timur Pastikan Libur Panjang Tak Hentikan Proses Normalisasi Kali Rawa Rengas

Megapolitan
Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Contraflow di Tol Japek Diperpanjangan hingga KM 65 Arah Cikampek

Megapolitan
Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Pasien RSUD Tarakan Tewas Bunuh Diri, Petugas Damkar Gagal Menyelamatkan

Megapolitan
Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Terpeleset, Pemancing Tewas Tenggelam di Danau Bekas Tambang Pasir

Megapolitan
Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Dua Kelompok Tawuran di Jatinegara, Kapolsek: Diduga karena Saling Ejek

Megapolitan
Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Rumah Kosong di Depok Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Megapolitan
Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Hujan Deras, Jalan Wadas Raya di Pancoran Mas Depok Longsor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X