Pemilik Panti Asuhan Samuel Berencana Gugat Komnas Perlindungan Anak

Kompas.com - 04/03/2014, 10:51 WIB
Beberapa bocah korban penganiayaan di Panti Asuhan The Samuel s Home, Tangerang, tiba di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/2/2014) siang Warta Kota/Budi Sam LawBeberapa bocah korban penganiayaan di Panti Asuhan The Samuel s Home, Tangerang, tiba di Mapolda Metro Jaya, Rabu (26/2/2014) siang
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA,KOMPAS.com — Samuel Watulinggas dan istrinya, Yuni Winata, berencana menggugat Komnas Perlindungan Anak ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Gugatan tersebut didasari tindakan Komnas Perlindungan Anak yang memindahkan anak-anak panti asuhan mereka ke tempat lain.

"Saya akan daftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, hari ini (Selasa, 4/3/2014) jam 10 pagi," ujar Cornellius Kopong, kuasa hukum Yuni Winata, Selasa dini hari. Dia mengatakan gugatan akan diajukan untuk Arist Merdeka Sirait.

Menurut Cornellius, langkah mengambil anak-anak dari panti tersebut adalah tindakan melanggar hukum. Pasalnya, menurut Cornellius, badan seperti Komnas Perlindungan Anak tidak memiliki wewenang melakukan pemindahan semacam itu. "Yang berhak untuk eksekusi seharusnya aparat dan badan negara, mereka tidak berwenang," ujar dia.

Secara terpisah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia menyatakan, pengambilan dan pemindahan anak-anak dari panti asuhan Samuel adalah langkah yang tepat. ”Bukti sudah ada. Saat Arist Merdeka Sirait ke panti Samuel pun bersama polisi, jadi secara hukum sudah sah," kata M Ihsan dari komisi tersebut.

Melihat kondisi anak-anak yang buruk, kata Ihsan, evakuasi itu justru adalah kewajiban Arist dan polisi sebagai upaya melaksanakan perintah undang-undang untuk melindungi anak-anak. Ikhsan juga berpendapat gugatan yang hendak diajukan Samuel tidak tepat. "Tindakan Arist sudah sesuai prosedur yang seharusnya," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

Megapolitan
12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Megapolitan
Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Megapolitan
Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Megapolitan
2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.