Kompas.com - 10/03/2014, 14:32 WIB
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Asap yang tiba-tiba di KRL Commuter Line bernomor KA 707 dari Bekasi ke Jakarta, di pelintasan rel depan halte transjakarta Buaran, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, muncul karena terjadi masalah pada perangkat pantograf.

"Asap terjadi karena korsleting pada perangkat pantograf," kata Kepala Humas PT KAI Commuter Jabodetabek Eva Chairunisa, melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (10/3/2014).

Eva menambahkan, meskipun demikian, pihaknya akan menyelidiki pemicu korsleting tersebut. Saat ini, lanjut Eva, rangkaian KRL tersebut belum dioperasikan kembali.

KRL tersebut sempat tertahan di lokasi kejadian selama 19 menit. "Kejadian pukul 12.01, KRL dikembalikan ke dipo pukul 12.20," ujar Eva.

Sebagian penumpang KRL tersebut mengaku kecewa dengan insiden tersebut. Beberapa dari mereka memilih tidak melanjutkan perjalanan, sementara yang lain melanjutkan perjalanan dengan angkutan kota.

Beberapa penumpang juga terluka akibat meloncat dari gerbong. Mereka mengaku panik ketika melihat ada asap muncul tiba-tiba. Oleh karena itu, begitu gerbong terbuka, mereka langsung berebut meloncat keluar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Polisi Acungkan Pistol ke Warga di Pesanggrahan, Kapolres: Dia Menunjukkan Senpi, Bukan Menodongkan

Video Viral Polisi Acungkan Pistol ke Warga di Pesanggrahan, Kapolres: Dia Menunjukkan Senpi, Bukan Menodongkan

Megapolitan
Petugas Gagalkan Penyeludupan Ganja ke Rutan Salemba, Paket Dikirim Melalui Ojek Online

Petugas Gagalkan Penyeludupan Ganja ke Rutan Salemba, Paket Dikirim Melalui Ojek Online

Megapolitan
Penumpang di Stasiun Tangerang Masih Diwajibkan Pakai Masker

Penumpang di Stasiun Tangerang Masih Diwajibkan Pakai Masker

Megapolitan
Uya Kuya Laporkan Selebgram Medina Zein Terkait Dugaan Penipuan Penjualan Mobil

Uya Kuya Laporkan Selebgram Medina Zein Terkait Dugaan Penipuan Penjualan Mobil

Megapolitan
Pembeli Tiket Formula E Jakarta Mayoritas WNA, Ada dari Asia, Eropa, hingga Amerika

Pembeli Tiket Formula E Jakarta Mayoritas WNA, Ada dari Asia, Eropa, hingga Amerika

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Jakarta Barat Beraksi Siang Hari, Targetnya Anak-anak

Komplotan Pencuri Motor di Jakarta Barat Beraksi Siang Hari, Targetnya Anak-anak

Megapolitan
Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Gembrong Akan Direlokasi ke Rusun Cipinang Besar Utara Pekan Depan

Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Gembrong Akan Direlokasi ke Rusun Cipinang Besar Utara Pekan Depan

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Ormas Lakukan Intimidasi di Kranji: Semua Warga Resah

Polisi Selidiki Dugaan Ormas Lakukan Intimidasi di Kranji: Semua Warga Resah

Megapolitan
Panitia Pelaksana Formula E Sebut Tiket VIP Habis Terjual

Panitia Pelaksana Formula E Sebut Tiket VIP Habis Terjual

Megapolitan
Parkir Sembarangan, Sepuluh Mobil di Pademangan Timur Dicabut Pentil

Parkir Sembarangan, Sepuluh Mobil di Pademangan Timur Dicabut Pentil

Megapolitan
Hujan Deras Sore Ini, Pohon Tumbang di Duren Sawit Timpa Kabel Listrik

Hujan Deras Sore Ini, Pohon Tumbang di Duren Sawit Timpa Kabel Listrik

Megapolitan
Panitia Formula E Jakarta Berharap BUMN Jadi Sponsor

Panitia Formula E Jakarta Berharap BUMN Jadi Sponsor

Megapolitan
M Taufik Disebut Beri Sinyal Hendak Keluar, Ini Kata Politisi Gerindra...

M Taufik Disebut Beri Sinyal Hendak Keluar, Ini Kata Politisi Gerindra...

Megapolitan
Kapasitas Ditingkatkan 20 Persen, Jumlah Penumpang di Stasiun Tangerang Meningkat

Kapasitas Ditingkatkan 20 Persen, Jumlah Penumpang di Stasiun Tangerang Meningkat

Megapolitan
Anies Perpanjang Masa Jabatan Pengurus RT dan RW di Jakarta Jadi 5 Tahun

Anies Perpanjang Masa Jabatan Pengurus RT dan RW di Jakarta Jadi 5 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.