Kompas.com - 12/03/2014, 08:30 WIB
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (12/3/2014) sejak dini hari sampai pagi ini menyebabkan sebagian besar di wilayah Jakarta Utara banjir. Adapun ketinggian genangan air bervariasi, dari 30 cm - 60 cm.

Ayu (24), warga Komplek TNI AL Dewa Kembar, Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara mengungkapkan air sudah mulai memasuki rumahnya sekitar pukul 04.30 WIB.

"Kaget juga bangun tidur tiba-tiba air sudah masuk saja, hujannya memang lebat sekali, banjir rekor setelah tahun 2005 ini," ujar Ayu kepada Kompas.com, Rabu (12/3/2014).

Adapun air yang masuk ke dalam rumah Ayu dengan ketinggian sekitar 30 cm. Sedangkan ketinggian air di jalan depan Komplek Rumahnya ketinggian air mencapai 50 cm - 60 cm.

Hal senada juga diungkapkan Lidya (25), warga Kebon Baru, Semper Barat, Jakarta Utara. Dia mengatakan hujan sejak dini hari tadi menyebabkan rumahnya kebanjiran.

Selain itu dia juga sempat mengalami kesulitan untuk berangkat ke kantornya di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, karena angkutan umum yang sering ia tumpangi tidak beroperasi. Dia pun berjalan kaki melewati banjir setinggi 40 cm-60 cm untuk mencari angkutan lain.

"Bingung juga mau berangkat kerja. KWK 05 (jurusan Tanjung Priok - Cilincing) enggak narik, mau naik angkutan lain jadi harus banjir-banjiran deh," keluhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu Nanang (46), seorang sopir angkutan 05, tidak mau beroperasi pagi ini karena air cukup tinggi di jalur yang menjadi trayek angkutannya tersebut. Dia khawatir bila dipaksakan untuk menarik angkutan menyebabkan kendaraan miliknya mogok.

"Pagi ini enggak dulu deh nariknya, nanti agak siangan saja kalau sudah mulai agak surut airnya," ujarnya.

Beberapa ruas jalan yang tergenang air dan banjir adalah Komplek TNI AL Dewa Kembar, Cilincing; Komplek TNI AL Dewa Ruci, Cilincing; Jalan Kebon Baru, Jalan Kramat Jaya; Jalan Kalibaru, Jalan Walang Baru, Rawabadak, Koja, Kebon Bawang, Tanjung Priok, Pluit, Penjaringan, Kapuk Muara, Sunter.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Kurir Paket Temukan Ponsel Paspampres lalu Mengembalikan: Bukan Hak Saya

Cerita Kurir Paket Temukan Ponsel Paspampres lalu Mengembalikan: Bukan Hak Saya

Megapolitan
UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, Tinggal 13 Pasien Covid-19 yang Dirawat

UPDATE: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, Tinggal 13 Pasien Covid-19 yang Dirawat

Megapolitan
Akhir Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok, Adam Ibrahim Divonis 4 Tahun Penjara

Akhir Kasus Hoaks Babi Ngepet di Depok, Adam Ibrahim Divonis 4 Tahun Penjara

Megapolitan
UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, Tinggal 39 Pasien Covid-19 yang Dirawat

UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, Tinggal 39 Pasien Covid-19 yang Dirawat

Megapolitan
Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Harga Cabai Rawit dan Minyak Goreng Tinggi, PD Pasar Kota Tangerang Ungkap Penyebabnya

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Bekasi Capai 75,55 Persen

Megapolitan
Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Pohon Tumbang di Ciledug, Pengendara Putar Balik Masuk Underpass

Megapolitan
200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

200 Warga Jakarta Barat Dilatih Jadi Pengusaha Makanan Olahan Jamur dan Ikan

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Kronologi Kecelakaan Bus Transjakarta di Jalan Pramuka: Hindari Truk Molen Lalu Tabrak Separator

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Polda Metro Jaya Tegur Transjakarta karena Tak Laporkan Kecelakaan di Jalan Pramuka Jaktim

Megapolitan
Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Tabrak Separator di Jalan Pramuka

Megapolitan
Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Pengunjung Restoran di Jaksel Bakal Dibatasi Selama PPKM Level 3, Pelanggar Bakal Ditindak

Megapolitan
3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

3 Bulan Usai Dilaporkan ke Polisi, Kasus Pelecehan oleh Pemuka Agama di Tangerang Masih Jalan di Tempat

Megapolitan
Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Bikin Banjir, 10 Bangunan di Atas Saluran Air Wilayah Duren Sawit Dibongkar

Megapolitan
PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

PPKM Level 3 Berlaku Mulai 24 Desember, Taman hingga Tempat Wisata di Jaksel Ditutup

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.