Kompas.com - 19/03/2014, 15:24 WIB
Warga Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (18/3/2014), memblokir jalan rusak dengan pohon pisang sebagai tanda protes Pemprov DKI Jakarta tak juga memberesi jalan rusak itu sejak 2009. Abba GabrillinWarga Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (18/3/2014), memblokir jalan rusak dengan pohon pisang sebagai tanda protes Pemprov DKI Jakarta tak juga memberesi jalan rusak itu sejak 2009.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Utara Heru Budi Hartono mengatakan, perbaikan jalan rusak di Semper Barat, Cilincing Jakarta Utara, tinggal menunggu lelang proyek di Suku Dinas Pekerjaan Umum Jakut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI telah membuat anggaran dana perbaikan jalan tersebut.

"Anggaran sudah ada, hanya tinggal dapat lelang saja di Sudin PU Jalan," ujar Heru, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/3/2014).

Menurut Heru, pelelangan akan dilakukan Unit Layanan Pelelangan (ULP) di bawah Sudin PU Jalan. Prosesnya berlangsung selama 40 hari.

Mengenai jalan yang rusak sejak 2009, Heru mengatakan, hal tersebut merupakan masalah yang menjadi perhatian Pemprov sejak lama. Namun, kini, Pemprov DKI akan segera melaksanakan tindak lanjut terhadap permintaan warga. Terutama masalah yang berkaitan dengan fasilitas umum.

Sebelumnya, pada Selasa (18/3/2014), Warga RW 09, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, melakukan aksi protes dengan memblokir akses keluar masuk perkampungan di Jalan Beting Asam, Semper Barat, Jakarta Utara. Aksi tutup jalan tersebut merupakan protes warga terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yang tidak melakukan perbaikan jalan yang rusak.

Adapun permintaan warga terhadap perbaikan jalan sudah dilakukan sejak tahun 2009, namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari pemerintah. Warga berharap agar jalan rusak segera diperbaiki dengan dibeton.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Rachel Vennya Sempat Nunggak Pajak Mobil Alphard 2 Bulan, Dibayar Setelah Viral

Megapolitan
Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Ini Hasil Tes Darah Sopir Korban Tewas dalam Kecelakaan Transjakarta di Cawang

Megapolitan
Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Upaya Mengurangi Sampah lewat “Jakarta Sadar Sampah”

Megapolitan
Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Nopol Kendaraan Tak Sesuai Data, Rachel Vennya Disebut Ubah Warna Mobil dari Putih ke Hitam

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Jadwal Perjalanan Commuter Line Terganggu

Megapolitan
Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Update Korban Kecelakaan Bus Transjakarta di Cawang: Penumpang Luka Jadi 31 Orang

Megapolitan
Dampingi Korban, KPAD Bekasi Pastikan Kasus Pelecehan Seksual Diproses Hukum, Tak Selesai secara Kekeluargaan

Dampingi Korban, KPAD Bekasi Pastikan Kasus Pelecehan Seksual Diproses Hukum, Tak Selesai secara Kekeluargaan

Megapolitan
Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta Keluhkan Tes PCR Mahal dan Keluar Hasilnya Lama

Penumpang Pesawat di Soekarno-Hatta Keluhkan Tes PCR Mahal dan Keluar Hasilnya Lama

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Penumpang Dievakuasi

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Penumpang Dievakuasi

Megapolitan
Polres Jakarta Pusat: Tak Ada Palang Pintu di Lokasi KRL Tabrak Motor

Polres Jakarta Pusat: Tak Ada Palang Pintu di Lokasi KRL Tabrak Motor

Megapolitan
Kecamatan Cengkareng Genjot Vaksinasi Covid-19 demi Target Zona Hijau Awal November

Kecamatan Cengkareng Genjot Vaksinasi Covid-19 demi Target Zona Hijau Awal November

Megapolitan
KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Pemotor Selamat karena Berhasil Menghindar

KRL Tabrak Motor di Tanah Abang, Pemotor Selamat karena Berhasil Menghindar

Megapolitan
Fakta Kontroversi Nopol RFS di Mobil Rachel Vennya, Disebut Pelat Khusus tapi Dibantah Polisi

Fakta Kontroversi Nopol RFS di Mobil Rachel Vennya, Disebut Pelat Khusus tapi Dibantah Polisi

Megapolitan
Ayu Ting Ting Kembali Laporkan Pemilik Akun Instagram @gundik_empaeng, Kali Ini soal UU ITE

Ayu Ting Ting Kembali Laporkan Pemilik Akun Instagram @gundik_empaeng, Kali Ini soal UU ITE

Megapolitan
Selesai Diotopsi, 2 Korban Tewas akibat Kecelakaan Bus Transjakarta Diserahkan ke Pihak Keluarga

Selesai Diotopsi, 2 Korban Tewas akibat Kecelakaan Bus Transjakarta Diserahkan ke Pihak Keluarga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.