Kompas.com - 24/03/2014, 16:30 WIB
Massa peserta pendukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang hendak mengikuti kegiatan kampanye di Lapangan Pacuan Kuda, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur ditilang petugas polisi lalu lintas. Senin (24/3/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusMassa peserta pendukung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang hendak mengikuti kegiatan kampanye di Lapangan Pacuan Kuda, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur ditilang petugas polisi lalu lintas. Senin (24/3/2014).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Peserta kampanye Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang hendak mengikuti kegiatan kampanye di Lapangan Pacuan Kuda, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur ditilang petugas polisi lalu lintas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Wilayah Jakarta Timur Ajun Komisaris Besar Supoyo, menyatakan, razia terhadap peserta kampanye kali ini dilakukan bersama petugas Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya. Hasilnya, puluhan peserta kampanye PKB ditilang oleh petugas karena mengikuti kampanye dengan melanggar aturan berkendara.

"Ada 40 yang kita tilang. Jumlah ini baru petugas dari Satlantas Jakarta Timur, belum dari petugas Subdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya. Jadi belum terkumpul semua," kata Supoyo, saat ditemui di Pulomas, Jakarta Timur, Senin (24/3/2014).

Supoyo menyatakan, jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah tidak mengenakan helm. Selain itu, para peserta yang berboncengan lebih dari dua orang.

Salah seorang warga yang terkena tilang, Deden (48), mengaku tidak mengenakan helm karena jarak dari rumah ke tempat kampanye tidak terlalu jauh.

"Orang saya dekat di belakang sini, di Martaman. Ya, saya enggak tahu karena enggak dikasih tahu korlapnya (koordinator lapangan)," ujar Denden.

Pantauan Kompas.com, petugas juga menindak mobil-mobil bak terbuka yang memuat peserta kampanye karena membahayakan jiwa penumpang. Banyak dari para peserta yang ditilang ini juga membawa anak-anak mereka dalam berkampanye.

Adapun operasi gabungan ini melibatkan 75 personil kepolisian dari Ditlantas Polda Metro Jaya dan Satwilantas Jakarta Timur.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Sekolah di Depok Gelar PTM 100 Persen Besok, Kantin Ditutup dan Istirahat Diperpendek

Megapolitan
UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

UPDATE: Bertambah 1.739, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Kini Ada 879.307

Megapolitan
12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

12 Pompa Apung dan 5 Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Sopir Minibus Selamat Usai Terjepit karena Tabrak Truk di Klender

Megapolitan
Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Dua Tersangka Kasus Penyekapan Wanita di Tangerang Diamankan Polisi

Megapolitan
Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Sajam yang Dipakai untuk Menusuk Anggota TNI AD di Jakarta Utara Sudah Ditemukan

Megapolitan
Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Giring-Anies Saling Sindir, Pengamat: Hanya untuk Menyenangkan Masing-masing Pendukungnya

Megapolitan
Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Apresiasi Kinerja KPK Tetapkan Rahmat Effendi Tersangka, Warga Bekasi Utara Cukur Gundul

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Disarankan Terus Gencarkan Vaksinasi Booster Covid-19

Megapolitan
Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Antusiasnya Warga Kunjungi Alun-alun Depok dan Nasib Skatepark yang Dijadikan Perosotan

Megapolitan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Saluran Air Kampung Tambun Bekasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas di Cakung, padahal Bukan Pencuri

Megapolitan
Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Konvoi Mobil Mewah yang Berhenti di Tol untuk Berfoto Tidak Ditilang, Hanya Ditegur Polisi

Megapolitan
2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

2 Pasien Omicron Meninggal Dunia, Dinkes DKI: Kita Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Wagub DKI Sebut Penularan Covid-19 di Sekolah Sedikit, Ahli: Pelacakannya Harus Cermat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.