Pria Ditemukan Tewas di Mobil di Tol Wiyoto Wiyono

Kompas.com - 26/03/2014, 14:35 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Eko Febrianto (58) ditemukan meninggal di dalam mobil Isuzu Panther warna silver metalik bernomor polisi H 9212 TW. Dia ditemukan di dalam mobilnya di bahu jalan Tol Wiyoto Wiyono.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Ajun Komisaris Besar Daddy Hartadi mengatakan, Eko diduga terkena serangan jantung. Saat kesakitan, dia langsung menepikan mobilnya. Kemudian, pria asal Pekalongan, Jawa Tengah, itu ditemukan petugas derek sudah meninggal.

"Ditemukannya sekitar pukul 10.55 oleh petugas derek yang melintas di Jalan Tol Wiyoto Wiyono," ujar Daddy Hartadi kepada wartawan, Rabu (26/3/2014).

Daddy menuturkan, mobil milik Eko diketahui mengarah ke Ancol, Jakarta Utara. Dari hasil penyidikan, tidak ditemukan sama sekali bekas penganiayaan.

"Dugaan sementara, korban meninggal karena menderita sakit jantung," ujar Daddy.

Saat ini, jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, untuk dilakukan visum. Kasus ini masih ditangani pihak Kepolisian Sektor Tanjung Priok.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penjelasan Wings Air soal Sanksi untuk Pilotnya Sebelum Bunuh Diri

Penjelasan Wings Air soal Sanksi untuk Pilotnya Sebelum Bunuh Diri

Megapolitan
Anggaran Defisit Rp 10 T, Sekda DKI: Itu Dinamika dalam Pembahasan

Anggaran Defisit Rp 10 T, Sekda DKI: Itu Dinamika dalam Pembahasan

Megapolitan
Pilot Wings Air Bunuh Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Perusahaan

Pilot Wings Air Bunuh Diri, Polisi Dalami Surat Sanksi dari Perusahaan

Megapolitan
Bukan Prioritas, Pemangkasan Pohon di Permukiman Bekasi Tunggu Aduan Warga

Bukan Prioritas, Pemangkasan Pohon di Permukiman Bekasi Tunggu Aduan Warga

Megapolitan
Pilot Wings Air yang Tewas Bunuh Diri Dikenal Baik dan Ramah oleh Tetangga

Pilot Wings Air yang Tewas Bunuh Diri Dikenal Baik dan Ramah oleh Tetangga

Megapolitan
12 Oknum Satpol PP DKI yang Diduga Bobol Dana Bank Dipecat

12 Oknum Satpol PP DKI yang Diduga Bobol Dana Bank Dipecat

Megapolitan
365 Kali Hari Anak dari Balik Jeruji Besi di Tangerang...

365 Kali Hari Anak dari Balik Jeruji Besi di Tangerang...

Megapolitan
Setelah Mediasi, Orangtua Murid dan SMA Kolese Gonzaga Sepakat Berdamai

Setelah Mediasi, Orangtua Murid dan SMA Kolese Gonzaga Sepakat Berdamai

Megapolitan
Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Mantan Kapolsek Kebayoran Baru Ditetapkan sebagai Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Megapolitan
Polisi Klarifikasi Pelapor Dugaan Penistaan Agama Terhadap Sukmawati Soekarnoputri

Polisi Klarifikasi Pelapor Dugaan Penistaan Agama Terhadap Sukmawati Soekarnoputri

Megapolitan
Kediamannya Retak dan Ambruk, Warga Setu Numpang Tidur di Rumah Tetangga

Kediamannya Retak dan Ambruk, Warga Setu Numpang Tidur di Rumah Tetangga

Megapolitan
Sanksi Cabut Pentil Tak Lagi Mempan, Dishub Derek Kendaraan yang Parkir Sembarangan

Sanksi Cabut Pentil Tak Lagi Mempan, Dishub Derek Kendaraan yang Parkir Sembarangan

Megapolitan
Pembahasan RAPBD DKI 2020 Molor, Wakil Ketua DPRD Yakin Kemendagri Beri Dispensasi untuk Jakarta

Pembahasan RAPBD DKI 2020 Molor, Wakil Ketua DPRD Yakin Kemendagri Beri Dispensasi untuk Jakarta

Megapolitan
Musim Hujan, Bekasi Optimistis Titik Jalan Berlubang Berkurang

Musim Hujan, Bekasi Optimistis Titik Jalan Berlubang Berkurang

Megapolitan
Parkir di Jalur Sepeda, Pelanggar Berhamburan Saat Dishub Razia Dadakan

Parkir di Jalur Sepeda, Pelanggar Berhamburan Saat Dishub Razia Dadakan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X