Kompas.com - 27/03/2014, 13:17 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Istri Brigadir Susanto, Sisca, menyampaikan rasa belasungkawanya kepada keluarga AKBP Pamudji. Dia mengaku telah mencoba meminta maaf langsung kepada pihak keluarga, terutama istri AKBP Pamudji, tetapi belum mendapat jawaban.

"Ibu (istri Pamudji) belum bisa ditemui. Seandainya saya seperti beliau, saya juga akan seperti itu. Kondisinya masih labil," ujarnya kepada wartawan setelah mengunjungi suaminya di tahanan Polda Metro Jaya, Kamis (27/3/2014).

Dia menuturkan, perangai suaminya selama ini baik-baik saja di dalam keluarga. Susanto, kata Sisca, kepada anak-anaknya pun tidak berperangai kasar.

"Bapak baik-baik saja dalam keluarga, terhadap saya dan anak-anak juga baik. Hubungannya dengan komandan juga baik-baik saja," tuturnya.

Sisca mengaku telah menyerahkan proses hukum suaminya sepenuhnya kepada pihak berwajib. Dia akan menerima segala keputusan yang dijatuhkan, termasuk pemecatan suaminya dari kesatuan anggota polisi.

Seperti diberitakan, Kepala Pelayanan Markas (Yanma) Polda Metro Jaya AKBP Pamudji tewas dengan dua luka tembak di kepala, Selasa (18/3/2014) malam. Dalam kejadian itu, Brigadir Susanto yang merupakan anak buahnya di kesatuan tersebut ditetapkan menjadi tersangka dan telah menempati tahanan Polda Metro Jaya sejak Rabu (19/3/2014). Di tangan Susanto ditemukan bekas mesiu hasil penembakan. Ia pun telah mengakui perbuatannya melalui pengujian kebohongan (lie detector).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

7 Tempat Nobar Piala Dunia 2022 di Bekasi

Megapolitan
Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Rute Transjakarta 5F Kampung Melayu-Tanah Abang

Megapolitan
Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Rute Transjakarta 5M Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini

Megapolitan
Selain Dangdut, Tenun hingga Kebaya Juga Masuk Antrean yang Akan Diajukan Jadi Warisan Tak Benda

Selain Dangdut, Tenun hingga Kebaya Juga Masuk Antrean yang Akan Diajukan Jadi Warisan Tak Benda

Megapolitan
Sandiaga Akan Ajukan Dangdut sebagai Warisan Tak Benda UNESCO, Ada Negara Lain yang Mengeklaim?

Sandiaga Akan Ajukan Dangdut sebagai Warisan Tak Benda UNESCO, Ada Negara Lain yang Mengeklaim?

Megapolitan
Temui Rhoma Irama, Sandiaga Uno Ungkap Rencana Pendaftaran Dangdut Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Temui Rhoma Irama, Sandiaga Uno Ungkap Rencana Pendaftaran Dangdut Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Megapolitan
Warna-warni Dekorasi Natal di Mal Kelapa Gading, Ada 'Gingerbread' dan Sinterklas Raksasa

Warna-warni Dekorasi Natal di Mal Kelapa Gading, Ada "Gingerbread" dan Sinterklas Raksasa

Megapolitan
Polisi Foto Tiap Tamu yang Datang ke Polres Metro Tangerang, Cegah Terulangnya Bom Astanaanyar

Polisi Foto Tiap Tamu yang Datang ke Polres Metro Tangerang, Cegah Terulangnya Bom Astanaanyar

Megapolitan
Bersiap Hadapi Lonjakan Penumpang, Dishub Bekasi Ingin Sopir Bus Diperiksa Kesehatannya

Bersiap Hadapi Lonjakan Penumpang, Dishub Bekasi Ingin Sopir Bus Diperiksa Kesehatannya

Megapolitan
Polisi Periksa Isi Tas Tamu yang Datang ke Polres Jakarta Utara Imbas Insiden Bom Astanaanyar

Polisi Periksa Isi Tas Tamu yang Datang ke Polres Jakarta Utara Imbas Insiden Bom Astanaanyar

Megapolitan
Dishub DKI Bakal Relokasi Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia ke Kantong Resmi Milik Warga

Dishub DKI Bakal Relokasi Parkir Liar di Kawasan Grand Indonesia ke Kantong Resmi Milik Warga

Megapolitan
Rudolf Tobing Duduk Merenung di Samping Jasad Icha, Polisi: Menyesal Telah Membunuh

Rudolf Tobing Duduk Merenung di Samping Jasad Icha, Polisi: Menyesal Telah Membunuh

Megapolitan
Heru Budi Bakal Kunjungi Tiap Fraksi di DPRD DKI, Seberapa Penting?

Heru Budi Bakal Kunjungi Tiap Fraksi di DPRD DKI, Seberapa Penting?

Megapolitan
Dishub Cek Parkir Resmi di Kawasan Grand Indonesia Usai Beredar Video Tarif Mahal

Dishub Cek Parkir Resmi di Kawasan Grand Indonesia Usai Beredar Video Tarif Mahal

Megapolitan
Rudolf Tobing Sempat Ragu Habisi Nyawa Icha yang Sudah Tak Berdaya

Rudolf Tobing Sempat Ragu Habisi Nyawa Icha yang Sudah Tak Berdaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.