Ada Kereta Anjlok di Karawang, Jalur Kereta ke Bekasi dan Pantura Tersendat

Kompas.com - 29/03/2014, 00:06 WIB
Calon penumpang tengah menunggu gerbong Kereta Rangkaian Khusus Wanita di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat. PT KAI Komuter Jabodetabek (PT KCJ) mulai mengoperasikan Kereta Rangkaian Khusus Wanita yang terdiri dari 8 gerbong , Senin (1/10/2012).  WARTA KOTA/ANGGA BN Calon penumpang tengah menunggu gerbong Kereta Rangkaian Khusus Wanita di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat. PT KAI Komuter Jabodetabek (PT KCJ) mulai mengoperasikan Kereta Rangkaian Khusus Wanita yang terdiri dari 8 gerbong , Senin (1/10/2012).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BEKASI, KOMPAS.com — Sejumlah jalur kereta dan kereta komuter yang melintasi jalur pantai utara jawa, Jumat (28/3/2014) malam, masih tertunda perjalanannya. Penundaan ini terjadi karena sebuah kereta tujuan Semarang, Jawa Tengah, anjlok, pada Jumat siang.

"Antrean kereta sudah sampai Stasiun Karawang," kata Kadirin, masinis Kereta Api Argo Lawu, Menurut informasi yang didapat dari Eby, petugas keamanan di Stasiun Bekasi, antrean kereta terjadi setelah semua stasiun mendapat kabar soal kereta tujuan Semarang anjlok.

Selain berimbas pada semua perjalanan kereta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur lewat jalur utara, antrean dan penundaan perjalanan juga menimpa kereta komuter tujuan Bekasi. Kereta komuter ini menggunakan lintasan yang sama dengan kereta tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Setiap kereta komuter tujuan Bekasi harus tertahan selama 35 menit di antara Stasiun Bekasi dan Stasiun Kranji. Adapun soal kereta yang anjlok sekitar pukul 14.30 WIB, belum ada kabar lebih lanjut selain antrean yang masih berlangsung sampai sekarang.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Megapolitan
Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Megapolitan
Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Megapolitan
19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Megapolitan
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Megapolitan
Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Megapolitan
Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Megapolitan
Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Megapolitan
Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Megapolitan
Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X