Kompas.com - 31/03/2014, 17:12 WIB
Jembatan penyeberangan di Margonda, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/10/2013). Jalan utama di kota ini tidak memiliki ruang hijau. Kondisi diperparah dengan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi. KOMPAS IMAGES / VITALIS YOGI TRISNAJembatan penyeberangan di Margonda, Depok, Jawa Barat, Rabu (9/10/2013). Jalan utama di kota ini tidak memiliki ruang hijau. Kondisi diperparah dengan kemacetan lalu lintas yang sering terjadi.
Penulis Nadia Zahra
|
EditorErvan Hardoko
JAKARTA, KOMPAS.com — Kondisi jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sangat memprihatinkan. Bagian tengah jembatan yang menjadi pijakan pejalan kaki itu sudah berlubang bahkan besi penyangga jembatan terlihat patah, Senin (31/3/2014).

"Orang masih lewat sini, tapi sedikit. Tadi siang ada ibu-ibu bawa belanjaan hampir terperosok kakinya," kata seorang warga, Awan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, JPO yang berada di depan Stasiun Pasar Minggu tersebut memiliki pegangan jembatan yang berkarat. Selain itu, lantai jembatan yang berlubang tak kurang dari empat buah di sisi sebelah kanan jembatan.

Selain itu, lapisan berbahan seng tersebut sudah terlihat sangat "ringkih" untuk menahan 2-3 orang pengguna jembatan. Oleh karena itu, setiap pengguna jembatan harus bergantian berjalan pada sisi sebelah kiri. Dalam tempo satu jam, dari pantauan Kompas.com hanya dua orang menggunakan JPO tersebut.

Sebagian besar warga terlihat lebih memilih menyeberang langsung melintasi jalan raya dibandingkan menaiki JPO Pasar Minggu. "Takut lewat situ (JPO), kan ada bolong. Jadi nyeberang (jalan raya) aja, deh, lagian lebih cepat nyeberang daripada naik jembatan," kata Suriah, seorang warga Pejaten.

Hingga saat ini belum terlihat penanganan dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan itu. Sementara itu, Kompas.com belum berhasil mendapatkan keterangan dari Kasudin Perhubungan Jakarta Selatan Arifin Hamonangan terkait masalah ini.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Kisah Bintarti, Perempuan di Balik Perawatan Puluhan Ribu Taksi Blue Bird

Megapolitan
Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Akan Segera Kembali Dibuka

Wali Kota Pastikan Bioskop di Tangerang Akan Segera Kembali Dibuka

Megapolitan
Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Saksi Sebut Nus Kei Janji Temui John Kei Bahas Masalah Utang Rp 1 Miliar, tapi Tak Ditepati

Megapolitan
Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Petugas Perempuan KAI Peringati Hari Kartini, Pakai Kebaya hingga Bagi Bunga ke Penumpang

Megapolitan
Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Sidang Kasus Tes Usap Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan, Agenda Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

4 Kali Ditangkap karena Narkoba, Rio Reifan Tak Pernah Direhabilitasi

Megapolitan
Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Irene Iskandar: Olahraga Catur Bisa Jadi Karier Menjanjikan untuk Perempuan

Megapolitan
Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Rio Reifan: Saya Ingin Sembuh, Capek Seperti Ini Terus

Megapolitan
Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi Lebih Cepat, Rizieq Shihab: Dirutnya Dipidanakan, Saya Malu

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Polisi Akan Panggil Anak Anggota DPRD Bekasi yang Diduga Perkosa dan Jual Remaja

Megapolitan
Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Ibu yang Dianiaya Suami di Serpong Dilarang Bertemu Bayinya, KPAI: Pelanggaran Hak Anak

Megapolitan
Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Anak John Kei Cerita Penggerebekan Polisi: Kayak Diserang, Didobrak, Dor, Dor, Dor...

Megapolitan
Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Cerita Irene Sukandar Tanding Catur dari Pasar ke Pasar untuk Latih Mental

Megapolitan
Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Polisi Masih Dalami Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Megapolitan
Akui Larang RS Buka Hasil Tes PCR ke Satgas, Rizieq Shihab: Nanti Diteror Buzzer

Akui Larang RS Buka Hasil Tes PCR ke Satgas, Rizieq Shihab: Nanti Diteror Buzzer

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X