Kompas.com - 01/04/2014, 13:47 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menilai, terjadinya penyelenggaraan dalam program Kartu Jakarta Pintar (KJP) tak lepas dari kualitas individu birokrat yang masih banyak di bawah standar. Ia menduga, ada oknum-oknum birokrat yang sengaja melakukan penyelewengan sehingga program tersebut salah sasaran.

Basuki berjanji akan segera melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan KJP, terutama mencopot birokrat-birokrat yang kinerjanya tidak memuaskan. Caranya, kata dia, ialah dengan melakukan tes ulang terhadap pegawai eselon III dan IV yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Salah sasaran dalam KJP itu pasti ada oknum yang main. Dananya ditahan, dia yang ngambil. Makanya, nanti akan kita terus evaluasi dengan melakukan tes ulang. Kalau setelah tes nanti ada yang ingin pindah ke luar pendidikan, tidak masalah. Daripada kamu tidak ada hasrat dan nawaitu (niat) di situ," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Selasa (1/4/2014).

Menurut Basuki, dari hasil tes terakhir yang pernah dilakukan terhadap 33.000 birokrat bidang pendidikan yang ada di Jakarta, hanya ada 10.000 orang yang nilainya dapat tergolong memuaskan, sedangkan sisanya memiliki nilai yang di bawah standar.

Selain itu, pria yang akrab disapa Ahok ini mengatakan, ia berencana akan meningkatkan kerja sama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mencegah terjadinya tindak pidana penyelewengan di ruang lingkup Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Sesuai dengan tadi kita rapat dengan kepala Dinas Pendidikan, kita ingin kerja sama dengan KPK dan ICW supaya bisa duduk bersama," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditawari Jual Minyak Goreng Curah dengan Untung Rp 500 per Liter, Pedagang: yang Mau Bungkus Siapa?

Ditawari Jual Minyak Goreng Curah dengan Untung Rp 500 per Liter, Pedagang: yang Mau Bungkus Siapa?

Megapolitan
Pemkot Tangsel Akan Pasang 1.750 Lampu Jalan Selama 2022

Pemkot Tangsel Akan Pasang 1.750 Lampu Jalan Selama 2022

Megapolitan
30 Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, 150 Orang Ditampung di Balai RW

30 Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, 150 Orang Ditampung di Balai RW

Megapolitan
Ganjil Genap di Jakarta Bakal Ditingkatkan Menjadi 25 Ruas Jalan

Ganjil Genap di Jakarta Bakal Ditingkatkan Menjadi 25 Ruas Jalan

Megapolitan
30 Rumah Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, Diduga akibat Korsleting

30 Rumah Kontrakan di Kebayoran Lama Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Kolonel Priyanto Mengaku Tak Punya Niat dan Motif Membunuh Sejoli Handi-Salsabila karena Tidak Kenal

Kolonel Priyanto Mengaku Tak Punya Niat dan Motif Membunuh Sejoli Handi-Salsabila karena Tidak Kenal

Megapolitan
Anies Sampaikan Pesan untuk Pemimpin Jakarta di Masa Depan, Ini Isinya

Anies Sampaikan Pesan untuk Pemimpin Jakarta di Masa Depan, Ini Isinya

Megapolitan
Aturan Lengkap PPKM Level 1 Jabodetabek

Aturan Lengkap PPKM Level 1 Jabodetabek

Megapolitan
Berharap Ajang Formula E jakarta Sukses, Anies: Untuk Nama Baik Indonesia di Kancah Dunia

Berharap Ajang Formula E jakarta Sukses, Anies: Untuk Nama Baik Indonesia di Kancah Dunia

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 1, Anies Berharap Kondisi Pandemi Terus Membaik

Jakarta PPKM Level 1, Anies Berharap Kondisi Pandemi Terus Membaik

Megapolitan
Ini 8 Polwan yang Dilantik sebagai Kapolsek di Wilayah Polda Metro Jaya

Ini 8 Polwan yang Dilantik sebagai Kapolsek di Wilayah Polda Metro Jaya

Megapolitan
Harga Minyak Goreng Curah Sesuai HET di Tangsel Belum Merata

Harga Minyak Goreng Curah Sesuai HET di Tangsel Belum Merata

Megapolitan
Kolonel Priyanto Ragukan Hasil Visum Penyebab Kematian Handi Saputra

Kolonel Priyanto Ragukan Hasil Visum Penyebab Kematian Handi Saputra

Megapolitan
Kakek 69 Tahun Gagalkan Pencurian Motor di Bekasi, Pelaku Dipukul hingga Jatuh

Kakek 69 Tahun Gagalkan Pencurian Motor di Bekasi, Pelaku Dipukul hingga Jatuh

Megapolitan
KTP Jadi Syarat Beli Minyak Goreng Curah Subsidi, Pedagang: Saya Cancel, Ribet

KTP Jadi Syarat Beli Minyak Goreng Curah Subsidi, Pedagang: Saya Cancel, Ribet

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.