"Busway Korupsi Ayo Usut Jokowi!" - Kompas.com

"Busway Korupsi Ayo Usut Jokowi!"

Kompas.com - 01/04/2014, 14:32 WIB
Adysta Pravitra Restu Sekitar 20 orang mahasiswa menghentikan dan menempel stiker bertuliskan 'Busway Korupsi Ayo Usut Jokowi!' di bus transjakarta yang mengarah ke Blok M, pada Selasa (1/4/2014) di Bundaran HI, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pemuda dengan jas almamater biru menghentikan bus transjakarta yang melintas di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (1/4/2014). Mereka memasang stiker yang bertuliskan "Busway Korupsi Ayo Usut Jokowi!" di kaca bus.

Aksi menghentikan dan menempelkan stiker itu dilakukan Persatuan Mahasiswa Jakarta (Permata DKI). Mereka juga melakukan orasi, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atas pengadaan bus transjakarta yang bermasalah.

Sopir transjakarta yang distop mahasiswa terpaksa menghentikan bus yang dikendarainya. Ketika mahasiswa hendak memasang stiker di kaca depan, sopir melarang.

"Jangan tempel di bus," kata salah seorang sopir bus transjakarta.

Sopir bus lain juga mengatakan mahasiswa tidak boleh menempelkan stiker di kaca depan karena hal itu dapat mengganggu penglihatan sopir saat berkendara.

Meski jumlah mahasiswa tidak banyak, aksi ini membuat pengendara lain membunyikan klakson kendaraan mereka. Polisi yang bertugas di lokasi pun segera menyuruh sopir transjakarta melajukan bus.

Salah seorang penggerak aksi menyampaikan bahwa Jokowi belum tuntas menyelesaikan program-program di Jakarta. Pengadaan bus transjakarta yang berkarat merupakan satu di antara program lain yang belum teralisasi. Dalam aksi ini, mereka juga menyatakan Jokowi belum layak menjadi seorang calon presiden.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

KPK Tetapkan Bupati Pakpak Bharat dan Kepala Dinas PUPR sebagai Tersangka

Nasional
Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Warga Keluhkan Pasangan Mesum di Rumah Kos, Polisi Amankan 4 Mahasiwa

Regional
Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Dalam Drum Ditemukan Pemulung di Bogor

Regional
Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Puting Beliung Terjang Madiun, Empat Rumah Rata dengan Tanah

Regional
Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Tunawisma Pahlawan dalam Serangan Melbourne Kini Diseret ke Pengadilan

Internasional
Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Tiba di Surabaya dari Papua, Ini Agenda Kunjungan Kerja Jokowi Senin Besok

Nasional
3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

3 Fakta Unik Harimau Sumatera 'Atan Bintang', Disebut Pintar hingga Sulit Dievakuasi

Regional
1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

1.443 Warga Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sigi

Regional
Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Sembuh, Turis Rusia yang Sempat Tidur di Kuburan Berangkat ke Bali

Regional
Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Polisi: Motor Belok Kanan tapi Sein Kiri, Pelanggaran Kecil yang Sebabkan Kecelakaan Fatal

Regional
Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Teridentifikasi dari Sidik Jari, Jenazah Pegawai Kejati Babel Korban Lion Air Dipulangkan

Regional
Pengamat: KPU Jangan Ragu Ikuti Putusan MK

Pengamat: KPU Jangan Ragu Ikuti Putusan MK

Nasional
Pasukan Rezim Suriah Berhasil Usir ISIS dari Wilayah Selatan

Pasukan Rezim Suriah Berhasil Usir ISIS dari Wilayah Selatan

Internasional
Pohon Tumbang Timpa Terios Saat Hujan, Bapak Selamat, Anaknya Tewas

Pohon Tumbang Timpa Terios Saat Hujan, Bapak Selamat, Anaknya Tewas

Regional
Cerita Korban Gempa Beribadah Minggu di Lapangan karena Gereja Rusak

Cerita Korban Gempa Beribadah Minggu di Lapangan karena Gereja Rusak

Regional

Close Ads X