Kompas.com - 03/04/2014, 23:24 WIB
Rekonstruksi pembunuhan Ade Sarra di Tol Bintara Jessi CarinaRekonstruksi pembunuhan Ade Sarra di Tol Bintara
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Dua tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Ade Sara Angelina Suroto (19), Ahmad Imam Al Hafitd (19) dan Assyifa Ramadhani (19), mengaku sempat menyiksa korban. Bahkan, keduanya sempat melepaskan baju Sara. Hal tersebut dilakukan agar korban tidak melarikan diri.

Hal ini terungkap dalam rekonstruksi kasus pada Kamis (3/4/2014) oleh tim penyidik Polda Metro Jaya. "Dari Menteng ke Taman Mini, perjalanannya lewat Cawang. Di situlah buka bajunya," kata Kepala Unit V Jatanras Polda Metro Jaya Komisaris Antonius Agus Rahmanto.

Antonius mengatakan, setelah membuka baju korban, pelaku kemudian meminta Sara memakan tisu dan koran agar ia tidak teriak. "Penyumpalan di luar rencana. Tujuannya biar nggak teriak, nggak kabur. Kondisi telanjang kan dia nggak bisa keluar," katanya.

Seusai berkeliling, mobil Hafitd sempat mogok di wilayah Kemayoran akibat kerusakan pada aki. Di sana, Sara sudah meninggal akibat penganiayaan. Mayatnya kemudian dipakaikan baju kembali, lalu ditutupi koran. Dalam rekonstruksi di Mapolda Metro Jaya tersebut, sebanyak 40 adegan diperagakan. 

"Adegan penganiayaan ada di adegan ke-8 sampai ke-20. Di sepanjang itu, hukuman dilakukan kepada Ade Sara. Dilakukan gantian, Syifa dan Hafitd," katanya.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka, alat kejut listrik yang digunakan untuk menyetrum korban bukan sesuatu yang secara sengaja dipersiapkan untuk melakukan pembunuhan. "Kalau dari pengakuan tersangka, alat setrum dibawa ke mana-mana. Buat jaga diri, bukan khusus untuk ini," ujar Antonius.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Antisipasi Ganjil Genap Kawasan Wisata, Ancol Siapkan Dua Kantong Parkir

Megapolitan
Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Seorang Pemuda Curi Motor Milik Temannya di Tambora

Megapolitan
Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Antisipasi Covid-19, Bandara Soekarno-Hatta Berlakukan 6 Checkpoint Kedatangan Luar Negri

Megapolitan
Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Saat Sejumlah Pengendara Motor Panik Hindari Razia Crowd Free Night di Bundaran Senayan

Megapolitan
Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Megapolitan
Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Megapolitan
Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Megapolitan
Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.