Guntur Bumi Laporkan Mantan Karyawan ke Polda Metro

Kompas.com - 08/04/2014, 16:15 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri
JAKARTA, KOMPAS.com — Susilo Wibowo alias Guntur Bumi melaporkan mantan karyawannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Kuasa hukum Guntur, Sunan Kalijaga, mengatakan, mantan karyawan berinisial Y itu dianggap telah memaparkan kebohongan kepada media.

"Kita laporkan bahwa semua yang dia katakan di media bohong. Menurut Y, katanya dia dipukul kalau tidak mencapai target (pemasukan) Rp 100 juta sehari, itu tidak benar," ujarnya, Selasa (8/4/2014).

Y merupakan mantan karyawan Guntur Bumi di klinik pengobatan alternatifnya. Menurut Sunan, Y sempat memberikan pernyataan di depan media pada 5 April 2014 bahwa ia diperas dan diperlakukan tidak baik semenjak menjadi karyawan Guntur Bumi.

"Kami melaporkan Y dengan Pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan fitnah," kata Sunan.

Dalam pelaporan tersebut, karyawan lain Guntur Bumi pun turut serta, yakni Syafrudin Hafiz (23). Hafiz, yang merupakan mantan kekasih Y, membantah semua pemaparan Y di depan media.

"Itu enggak benar. Ustaz difitnah," ujarnya.

Hafiz mengatakan, Y telah lama keluar dari tempat kerjanya. Ia pun sudah tidak berjumpa dengan Y untuk waktu yang cukup lama sejak hubungan mereka berakhir. Namun, Hafiz tidak menyebutkan kapan persisnya mereka kali terakhir bertemu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Megapolitan
Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Megapolitan
1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Megapolitan
Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Megapolitan
Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Megapolitan
Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Warga Tak Kooperatif, Polisi Sulit Cari Pelaku Tawuran di Johar Baru

Megapolitan
Ada Dugaan Pungli, Polisi-Satpol PP Turun Tangan Bagikan Bansos untuk Warga di Penjaringan

Ada Dugaan Pungli, Polisi-Satpol PP Turun Tangan Bagikan Bansos untuk Warga di Penjaringan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X