Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Warga Relokasi di Rusun Pinus Elok Merasa Dipaksa Golput

Kompas.com - 09/04/2014, 15:56 WIB
Nadia Zahra

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com -- Sebagian besar penghuni Rusun Pinus Elok merasa dipaksa menjadi golput akibat tidak terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT) dan daftar pemilih tambahan (DPTB) pada Pemilihan Umum Legislatif 2014, Rabu (9/4/2014).

"Saya protes kok nama saya dan warga Pluit lainnya enggak terdata? Sedangkan yang tercatat cuma warga Ria Rio saja? Kenapa kita dipaksa golput?" ungkap Agus, seorang warga Rusun Pinus Elok. Nada suaranya tinggi.

Warga relokasi lainnya, Cyrus, juga mengeluhkan hal yang sama. Pria yang sebelumnya tinggal di Waduk Ria Rio itu merasa mengalami diskriminasi dalam pileg tahun ini.

"Saya kecewa, kenapa cuma warga Ria Rio saja. Mana daftar pemilih yang dari Waduk Pluit dan Manggarai? Kita di rusun ini sudah menyatu, tapi kok ada unsur diskriminasi saat milih begini," ujarnya dengan heran.

Sementara itu, Ketua RT 13 Rusun Pinus Elok, M Rosid, mengaku bahwa mayoritas penghuni merupakan warga relokasi dari Waduk Pluit.

"Warga Pluit paling banyak di sini. Kalau dari Ria Rio dan Manggarai hanya sebagian kecil saja. Masalahnya, DPT sangat berantakan. Saya dan warga kecewa berat atas penyelenggaraan KPU, dipaksa golput ini namanya," ungkapnya.

Di Rusun Pinus Elok, Jakarta Timur, ini hanya terdapat satu tempat pemungutan suara (TPS). Di TPS 164 tersebut terdaftar 265 pemilih dalam DPT dan 19 nama dalam DPTB.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Gerombolan Kambing Lepas dan Bikin Macet JLNT Casablanca Jaksel

Megapolitan
Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Harum Idul Adha Mulai Tercium, Banyak Warga Datangi Lapak Hewan Kurban di Depok

Megapolitan
Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Seorang Satpam Apartemen di Bekasi Dianiaya Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Banjir Akibat Luapan Kali Ciliwung, 17 Keluarga Mengungsi di Masjid dan Kantor Kelurahan

Megapolitan
39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

39 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir Sore Ini, Imbas Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Ditemukan Kecurangan Pengisian Elpiji 3 Kg di Jabodetabek, Kerugiannya Rp 1,7 M

Megapolitan
Korban Penipuan 'Deka Reset' 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Korban Penipuan "Deka Reset" 45 Orang, Kerugian Capai Rp 3 Miliar

Megapolitan
3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

3.772 Kendaraan di DKI Ditilang karena Lawan Arah, Pengamat : Terkesan Ada Pembiaran

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Polisi Tangkap Pelaku Kecelakaan Beruntun di Jalan Kartini Depok

Megapolitan
Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Marketing Deka Reset Ditangkap, Pemilik Masih Buron dan Disebut Berpindah-pindah Tempat

Megapolitan
Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Enam RT di Rawajati Terendam Banjir, Warga Singgung Proyek Normalisasi

Megapolitan
Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset'

Polisi Tangkap Satu Tersangka Penipuan Jual-Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset"

Megapolitan
Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Kecelakaan di Flyover Tambora Jakbar: Ojol Tewas Ditabrak Truk

Megapolitan
Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Banjir Rendam 6 RT di Rawajati Jaksel

Megapolitan
Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Banjir di Kebon Pala Jatinegara, Warga: Ketinggian Langsung 2 Meter!

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com