Jokowi: Jalur Paralel MRT dengan Transjakarta Tak Masalah

Kompas.com - 20/04/2014, 20:17 WIB
Proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat ruas jalan protokol ibukota kian sempit, Sudirman, Jakarta, Kamis (10/4/2014). ESTU SURYOWATIProyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta membuat ruas jalan protokol ibukota kian sempit, Sudirman, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
|
EditorEgidius Patnistik

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengatakan akan membangun semua jenis moda transportasi massal untuk memecahkan permasalahan kemacetan ibu kota. Karena itu, Joko Widodo atau Jokowi tetap akan membangun mass rapid transit (MRT) Lebak Bulus-Bundaran HI dan transjakarta koridor I (Blok M-Kota), meskipun tak sedikit pihak yang mengkhawatirkan adanya tumpang tindih transportasi di jalur tersebut. 
 
"Di ibukota Polandia (Warsawa), penduduknya hanya 1,8 juta, tetapi semua transportasinya ada. Jakarta plus Bodetabeknya dengan 28 juta penduduk, belum ada apa-apanya. Ini (Jabodetabek) kalah jauh dengan Warsawa," kata Jokowi, di Taman Suropati 7, Jakarta, Minggu (20/4/2014). 
 
Menurut Jokowi, di Warsawa, semua transportasi massal lengkap tersedia. Meskipun kota tersebut tidak padat penduduk. Di sana, ada MRT, bus, trem, dan lainnya. Sehingga, lanjut dia, Jakarta beserta daerah penyangga harus memiliki moda transportasi massal yang banyak serta membangun kerjasama lebih baik. Sebab, tak sedikit warga daerah penyangga yang mencari nafkah di Jakarta. 

"MRT itu jalurnya baru dari Selatan ke Utara. Padahal kebutuhannya banyak sekali," kata Jokowi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Patroli Iklan Aborsi Ilegal di Internet, Polda Metro Jaya Gandeng Kemenkominfo

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Tempat Hiburan Malam Disebut Klaster Penyebaran Covid-19, DPRD Minta Pemprov DKI Kroscek

Megapolitan
Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Tempat Isolasi Pasien Covid-19 OTG Penuh, Pemkab Bekasi Siapkan 3 Hotel

Megapolitan
Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Usai Berkelahi karena Sepeda Motor Bersenggolan, Seorang Pria Tewas

Megapolitan
Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Pasien OTG di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi Jalani Swab Test 2-3 Hari Sekali

Megapolitan
Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Lagi Mandi, Tauhid Panik Lihat Kepala Ular Sanca Melongok dari Atap

Megapolitan
Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Dua Ormas Hendak Bentrok Gara-gara Rebutan Lapak di Bekasi, Polisi Menembak ke Udara

Megapolitan
Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Ingar Bingar Bianglala hingga Cafe di Cengkareng Timur, Zona Merah Covid-19 Jakarta

Megapolitan
Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Tempat Hiburan Malam Dinyatakan sebagai Klaster Baru, Asphija Bereaksi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Pemkot Bekasi Akan Tes Swab Keluarga Karyawan Pabrik Epson yang Positif Covid-19

Megapolitan
Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Dapat Nomor Urut Dua di Pilkada Tangsel, Azizah-Ruhamaben Sebut Sesuai Harapan

Megapolitan
Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Pemprov DKI Gandeng 26 Rumah Sakit Swasta untuk Tangani Covid-19

Megapolitan
Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan Sosial Covid-19 Tahap 2 ke 2.800 KK

Megapolitan
Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Anies: Minimal 60 Persen Warga Harus Diam di Rumah Agar Wabah Covid-19 Melandai

Megapolitan
Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Dua Balita Jadi Pasien Anak Pertama yang Isolasi di RSD Stadion Patriot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X