Ini Komentar Jokowi soal Pencabulan di TK JIS

Kompas.com - 21/04/2014, 14:19 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam sebuah undangan acara di Jakarta Pusat. Minggu (23/2/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusGubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam sebuah undangan acara di Jakarta Pusat. Minggu (23/2/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan, kejahatan seksual di Jakarta International School (JIS) terjadi lantaran tidak adanya pengawasan di lapangan. Petugas yang seharusnya turun ke lapangan lebih suka duduk-duduk di kantor.

"Jangan hanya duduk di kantor. Orang lapangan, controlling, supervisor hanya duduk di kantor saja, siapa yang mau dilihat," ujar Jokowi di Balaikota, Jakarta, Senin (21/4/2014).

Jokowi berharap pemerintah sigap menindaklanjuti kasus itu supaya tidak terulang pada masa mendatang. Pertama, pemerintah harus mengusut tuntas kasus tersebut. Hukum para pelaku kejahatan seksual tersebut sesuai dengan peraturan berlaku.

Kedua, Jokowi meminta pemerintah melakukan pengetatan terhadap proses kegiatan belajar mengajar peserta para didik. Selain itu, pengetatan juga harus diberlakukan kepada kualitas tenaga pengajar hingga ke petugas tenaga kebersihan sendiri.

"Kalau soal kurikulum, saya rasa enggak masalah. Yang penting itu segi pengawasannya harus diperketat. Kan sudah ada sebenarnya lembaga-lembaga. Hanya perlu memperkuat orang lapangannya, jangan semuanya pengen enak, duduk-duduk di kantor, tempat AC, tapi lapangannya tidak terkuasai," tutur Jokowi.

Sebelumnya diberitakan, seorang siswa Taman Kanak-kanak JIS mengalami kekerasan seksual di toilet sekolah. Pelaku yang berjumlah lebih dari satu itu adalah para petugas kebersihan. Kejadian itu telah dilaporkan ibu korban ke Mapolda Metro Jaya. Sejauh ini, polisi telah menetapkan dua tersangka. Keduanya merupakan petugas kebersihan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Megapolitan
Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Megapolitan
2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Megapolitan
Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Megapolitan
Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Jangan Panik, Warga Diingatkan Segera Selamatkan Dokumen dan Cabut Aliran Listrik Saat Banjir

Megapolitan
5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

5 Gereja yang Berperan dalam Penyebaran Kristen di Batavia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X