Saksikan Kejahatan Seksual Lainnya di JIS, Korban Kedua Jadi Saksi Kunci

Kompas.com - 23/04/2014, 20:55 WIB
Pintu masuk Jakarta International School KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAPintu masuk Jakarta International School
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, korban kedua menjadi saksi kunci dalam masalah kejahatan seksual di Jakarta Internasional School (JIS). Pasalnya, korban pernah melihat kejahatan seksual lainnya yang dialami temannya.

"Korban kedua mengaku pernah melihat temannya juga menjadi korban kejahatan seksual di JIS. Korban merupakan siswa kelas satu SD JIS," kata Ketua KPAI Asrorum Niam Sholeh di Gedung KPAI, Jakarta, Rabu (23/4/2014).

Ditambahkan Asrorum, korban melihat kejadian tersebut di toilet. Korban kemudian berlari karena takut. Korban juga tidak berani melapor kepada pihak sekolah karena takut. Selain menjadi saksi, kata Asrorum, korban kedua tersebut juga mengalami sendiri kejahatan seksual tersebut.

Korban mengaku mengalami kekerasan fisik karena dipukul dan ditendang oleh pelaku kejahatan seksual. Terkait status korban yang juga saksi kunci, pihak KPAI akan melaporkan masalah ini ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sehingga korban dan keluarganya bisa mendapatkan perlindungan hukum.

Seperti pemberitaan sebelumnya, satu lagi korban kejahatan seksual di JIS melapor ke KPAI. Korban juga merupakan teman akrab AK, yang merupakan korban pertama yang kasusnya sudah diusut pihak kepolisian. Akibat kasus kejahatan seksual terhadap AK, saat ini TK JIS sudah resmi ditutup oleh Kemendikbud.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Saat Lahan Pemakaman Korban Covid-19 di Jakarta Kian Menipis...

Megapolitan
PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

PSI: Gubernur Anies Jadi Harapan Terakhir, Jika Usulan Kenaikan Gaji DPRD DKI Disetujui

Megapolitan
Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Kapolda Metro: Kerawanan Pilkada Depok dan Tangsel Sama

Megapolitan
Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Terus Melonjak, 1.360 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Untuk Pelaku UMKM, Ini Stimulus Pemprov DKI Jakarta yang Perlu Kalian Tahu

Megapolitan
2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

2.407 Warga Depok Masih Positif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Daftar 18 Artis yang Terjerat Narkoba dan Psikotropika Sepanjang 2020

Megapolitan
Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Meski di Tengah Pandmi, KPU Tangsel Targetkan Pemilih Mencapai 77 Persen

Megapolitan
Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Pilkada Depok: Ini Ucapan Imam Budi yang Dianggap Afifah Alia Melecehkan

Megapolitan
Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Cekcok karena Perempuan, Pria di Tangerang Tewas Ditusuk

Megapolitan
Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Anies Baswedan Jadi Wakil Ketua Komite Pengarah C40 Cities Bersama Gubernur Tokyo

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Ketua DPRD DKI: Kenaikan Anggaran karena Tambahan Kegiatan

Megapolitan
Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Ditangkap Terkait Sabu, Mantan Artis Cilik IBS Masih Syok

Megapolitan
Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Polisi: Mantan Artis Cilik Iyut Bing Slamet Beli Sabu dari Seseorang di Johar Baru

Megapolitan
Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Ditangkap Terkait Narkoba, Mantan Artis Cilik IBS Gunakan Sabu Sejak 2004

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X