Api Belum Padam, Petugas Tambah Mobil Damkar

Kompas.com - 25/04/2014, 12:49 WIB
Kebakaran melanda Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014). KOMPAS.COM/ADYSTA PRAVITRARESTUKebakaran melanda Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com
- Dinas Kebakaran DKI Jakarta menambah unit mobil pemadam kebakaran untuk menguasai api yang sampai saat ini melalap Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014).

"Saya terima kabar sekarang 46 unit," ujar Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat Rahmat Kristianto melalui pesan singkat, Jumat (25/4/2014).

Sebelumnya, pada pukul 07.45 WIB, 30 unit mobil damkar telah dikerahkan untuk memadamkan api. Sekitar pukul 09.00 WIB petugas damkar menambah 10 unit lagi menjadi 40. Saat ini petugas terus berupaya keras memadamkan api dengan 46  unit mobil damkar. 

Penambahan unit ini dikarenakan api terus menjalar dan belum bisa dipadamkan sejak pagi tadi. Kini tak hanya Damkar Jakarta Pusat, petugas dari Damkar Jakarta Barat juga terlihat di lokasi membantu pemadaman api. 

Sementara itu, kendala yang dialami petugas adalah kurangnya air untuk memadamkan api dan angin yang berembus cukup kencang. Kepulan asap terlihat bergerak ke arah timur dan selatan Pasar Senen.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Blok III Lantai 2 Pasar Senen, Jakarta Pusat. Menurut keterangan saksi mata, api mulai terlihat pada sekitar pukul 04.00 WIB. Awalnya para pedagang berusaha memadamkan sendiri. Setelah merasa tidak mampu mengatasi api, mereka baru menghubungi pemadam kebakaran.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Pengecekan Covid-19 dengan GeNose Berlaku di Stasiun Mulai 5 Februari

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

UPDATE 25 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.653 Pasien Covid-19, Terisi 77 Persen

Megapolitan
Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Polisi Tangkap Pasangan yang Berbuat Mesum di Halte Jalan Kramat Raya

Megapolitan
Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Pakai Baju yang Sama, Pencuri Hand Sanitizer di Bus Transjakarta Ditangkap di Blok M

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Jam 8 Malam

PSBB Diperpanjang, Restoran Boleh Layani Tamu Makan di Tempat hingga Jam 8 Malam

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Terus Bertambah, Ini Daftar Pejabat Pemprov DKI yang Positif Covid-19

Megapolitan
Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Pemutusan Kabel Rumah Pompa Dukuh Atas Diduga Ulah Pemulung, Bukan Sabotase

Megapolitan
500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

500 Ton Sampah Kota Bekasi Tak Terangkut ke TPA Setiap Hari

Megapolitan
Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Ditemukan Kerumunan sampai 100 Orang, Hotel California Jakpus Disegel

Megapolitan
Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Jasa Marga: Tumpukan Sampah di Bekasi Barat Bukan Buangan Pengguna Jalan Tol

Megapolitan
PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

PSBB Ketat Belum Mampu Kendalikan Penyebaran Covid-19 di Jakarta, Jumlah Kasus Justru Melonjak

Megapolitan
Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Polisi Jakbar Tangkap Bandar Sabu di Terminal Bus Palembang

Megapolitan
Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Pandemi Covid-19 Memburuk, Wali Kota Bogor: Sangat Darurat

Megapolitan
Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Seniman IKJ Bikin Mural di Kolong Jembatan yang Didatangi Risma

Megapolitan
PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

PSBB Diperpanjang, 2 Aturan Pembatasan Diubah Jadi Lebih Longgar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X