Kompas.com - 25/04/2014, 18:33 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan tendangan pertama, dalam peresmian jembatan dan lapangan mini soccer, di Taman Waduk Pluit, Jumat (25/4/2014) KOMPAS.COM/ABBA GABRILLINGubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan tendangan pertama, dalam peresmian jembatan dan lapangan mini soccer, di Taman Waduk Pluit, Jumat (25/4/2014)
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah menyelesaikan pembuatan lapangan sepak bola di Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan mengadakan kompetisi sepak bola.

"Kita mau bentuk klub minisoccer, dari pemain muda yang akan diseleksi. Pada akhir pekan, nanti juga ada kompetisi sepak bola se-Jakarta," ujar Budi saat ditemui dalam acara peresmian jembatan di Taman Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (25/4/2014).

Hal tersebut, menurut Budi, merupakan salah satu alasan pembuatan arena olahraga di taman waduk. Kompetisi tersebut merupakan langkah awal yang dilakukan agar masyarakat bisa bersosialisasi dengan keberadaan taman.

"Diharapkan bisa direspons aktif oleh masyarakat sebagai taman bermain yang interaktif," ujar Budi.

PT Jakpro, kata Budi, telah bekerja sama dengan klub sepak bola profesional di liga yunior. Kompetisi sepak bola tersebut akan diikuti oleh 32 tim dari seluruh Jakarta.

Saat memberikan kata sambutan dalam peresmian jembatan, Budi mengatakan, pembuatan Taman Waduk Pluit agar bisa dijadikan contoh bagi daerah-daerah lain, khususnya dalam pembuatan taman.

Taman Waduk Pluit memiliki lapangan olahraga yang luas keseluruhannya mencapai 1,2 hektar persegi. Pembangunan ini menelan biaya sekitar Rp 600-700 juta. Lapangan minisoccer berukuran 80 meter x 60 meter. Lapangan ini dilengkapi tribun penonton berkapasitas 100 kursi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.