Polisi Ambil 2 Baju Seragam Petugas Kebersihan JIS

Kompas.com - 05/05/2014, 18:16 WIB
Lima tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa Jakarta International School (JIS) di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4/2014). TRIBUNNEWS/JEPRIMALima tersangka pelaku kekerasan seksual terhadap siswa Jakarta International School (JIS) di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (26/4/2014).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyidik Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengambil dua baju seragam petugas kebersihan yang menjadi tersangka dalam kasus kejahatan seksual di Taman Kanak-kanak Jakarta International School (JIS).

"Penyidik mendalami terus tersangka yang telah ditahan, tetap dilakukan pemeriksaan berulang. Penyidik mengambil baju sebagai bukti pada saat dilakukan kekerasan seksual," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Senin (5/5/2014).

Selain itu, penyidik juga mengambil foto-foto siswa TK dan menunjukkannya kepada tersangka untuk mencari korban lain dalam kasus ini. Sebab, kata Rikwanto, dalam beberapa peristiwa, pelaku mengaku tidak mengingat siapa korban kejahatannya.

Foto-foto yang ditunjukkan kepada pelaku, lanjutnya, adalah semua foto siswa TK JIS. Jumlahnya lebih dari 100 anak.

"Ada dua kejadian di luar korban (AK) yang sudah melapor. Kami sedang identifikasi karena tersangka lupa," imbuhnya.

Rikwanto mengatakan, hingga saat ini telah ada 15 orang yang menjadi saksi, terdiri dari guru, pekerja alih daya di sekolah, serta keluarga korban.

Seperti diberitakan, seorang siswa TK JIS menjadi korban kejahatan seksual yang terjadi di toilet sekolah tersebut. Para pelaku adalah petugas kebersihan yang merupakan pekerja alih daya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Rampok Nasabah Bank Bermodus Gembos Ban, Seorang Residivis Ditangkap

Megapolitan
PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

PKL Sudah 3 Tahun Minta Direlokasi ke Pasar Senen Blok III

Megapolitan
PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

PKS Akan Pilih 1 dari 4 Nama Cawagub DKI yang Diajukan Gerindra

Megapolitan
Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Pamit Nobar Persita Tangerang Vs Sriwijaya FC, Remaja Tewas Dibacok

Megapolitan
Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Berbulan-bulan Pelaku Remas Payudara di Bintaro Belum Tertangkap, Ini Kendala Polisi

Megapolitan
Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Satpol PP Jaring 14 Terapis Griya Pijat di Serpong, Diduga Melakukan Asusila

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Polisi Tangkap 13 Pelaku Tawuran yang Tewaskan Seorang Pemuda di Bekasi

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Polisi Buru Pembuat Dollar AS Palsu yang Dilengkapi Tanda Air seperti Asli

Megapolitan
Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Taufik Tidak Masalah Tak Gajian 6 Bulan jika RAPBD 2020 Tak Selesai Dibahas

Megapolitan
Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Akankah Anies-DPRD DKI Mengulangi Era Ahok Telat Sahkan APBD?

Megapolitan
Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Enggan Komentar, Anies Serahkan Kasus Satpol PP yang Bobol ATM ke OJK dan Polisi

Megapolitan
Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Gara-gara Komentar di Facebook, Dua Karyawan JICT Cekcok Berujung Penganiayaan

Megapolitan
Tolak Relokasi, PKL Ancam Tetap Bertahan di Bahu Jalan Raya Senen

Tolak Relokasi, PKL Ancam Tetap Bertahan di Bahu Jalan Raya Senen

Megapolitan
Banyak Dilintasi Motor, JPO Dekat Sudinhub Jakut Kini Dipasang Beton

Banyak Dilintasi Motor, JPO Dekat Sudinhub Jakut Kini Dipasang Beton

Megapolitan
Polisi Tangkap Kelompok Pencuri Koper Pembalap Indonesia di Bandara Soetta

Polisi Tangkap Kelompok Pencuri Koper Pembalap Indonesia di Bandara Soetta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X