Kompas.com - 05/05/2014, 19:06 WIB
Ilustrasi pemerkosaan. Ilustrasi pemerkosaan.
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan, kejahatan seksual terhadap anak-anak adalah bencana nasional bagi bangsa Indonesia. Saat ini, kejahatan seksual telah dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa saat ini.

"Kejahatan seksual adalah bencana moral yang sulit untuk disembuhkan," kata Sekretaris KPAI Erlinda di Gedung KPAI, Jakarta, Senin (5/6/2014).

Menurut dia, kejahatan seksual akan merusak generasi muda penerus bangsa. Mereka yang menjadi korban cenderung menjadi pelaku kejahatan ketika beranjak dewasa.

"Kami tidak ingin generasi muda Indonesia menjadi seperti vampir yang menularkan kejahatan seksual ini kepada generasi berikutnya," sambungnya.

Ditambahkan Erlinda, kejahatan seksual yang akhir-akhir ini marak terjadi menimbulkan kekhawatiran mendalam tentang masa depan anak-anak yang menjadi korban kejahatan tersebut. Ia berharap, pelaku harus dihukum seberat-beratnya sehingga menimbulkan efek jera di masyarakat.

"Kami ingin semua orangtua kooperatif untuk berani melapor bila anaknya menjadi korban kejahatan seksual. Kami siap membantu memulihkan kondisi psikis dan kesehatan mental para korban," ujarnya lagi.

Untuk itu, KPAI berharap ada campur tangan dari pemerintah dan lembaga-lembaga terkait untuk membantu mencegah kejahatan seksual ini. Sebagai langkah awal, KPAI menyiapkan tim psikologi khusus untuk membantu memulihkan mental anak-anak korban kejahatan seksual.

Saat ini KPAI sedang melakukan penyidikan terkait kejahatan seksual di TK Jakarta International School (JIS) dan kasus Emon di Sukabumi, Jawa Barat. KPAI juga berjanji akan memberikan bantuan hukum dan penyembuhan mental para korban kejahatan seksual lainnya bila nanti terungkap.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Megapolitan
Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Cerita Pangdam Jaya Dudung Abdurrachman Shalat Bersama Pedemo hingga Ketika Ambil Keputusan Berisiko

Megapolitan
BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

BLT UMKM Wilayah Jakarta Dibuka, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya

Megapolitan
Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Pertikaian Para Pemuda di Tebet Bermula dari Permusuhan 2 Orang

Megapolitan
Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Kasus Penyalahgunaan Narkotika Jeff Smith: Konsumsi Ganja Setelah Lulus SMA dan Barang Bukti 0,52 Gram

Megapolitan
Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Menengok Masjid Raya KH Hasyim Ashari yang Bernuansa Betawi

Megapolitan
Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Kata Para Saksi soal Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Megapolitan
Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Kadinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat

Megapolitan
Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Derita Remaja Korban Pemerkosaan Anak Anggota DPRD Bekasi: Dipaksa Layani 5 Pria hingga Terjangkit Penyakit Kelamin

Megapolitan
Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Ditangkap Warga, 2 Maling Motor di Ciputat Menangis dan Minta Ampun

Megapolitan
Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Masjid Istiqlal, Ekspresi Rasa Syukur Kemerdekaan hingga Toleransi

Megapolitan
Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Alasan Inspektorat Jenderal Kemendagri Panggil Sandi, Pegawai yang Ungkap Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Megapolitan
PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

PPKM Jakarta Kembali Diperpanjang hingga 3 Mei 2021

Megapolitan
Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Kategori dan Syarat Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku Ekonomi Kreatif di Jakarta

Megapolitan
Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Melihat Sosok Mbah Priok yang Makamnya Dikeramatkan Warga Jakarta Utara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X