Kompas.com - 08/05/2014, 21:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan tendangan pertama, dalam peresmian jembatan dan lapangan mini soccer, di Taman Waduk Pluit, Jumat (25/4/2014) KOMPAS.COM/ABBA GABRILLINGubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan tendangan pertama, dalam peresmian jembatan dan lapangan mini soccer, di Taman Waduk Pluit, Jumat (25/4/2014)
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
- Pengamat Politik Universitas Indonesia Thamrin Tomagola menilai, Joko Widodo alias Jokowi tidak lari dari tanggung jawab sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan maju sebagai bakal calon presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Dia meyakini, Jokowi akan membenahi Jakarta dengan cara lain jika memenangi pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli mendatang.

"Kalau Jokowi jadi Presiden, dia tidak hanya membenahi Indonesia, tetapi juga Jakarta. Itu membantah argumen yang menyebut Jokowi lari dari tanggung jawab. Jadi bukan meninggalkan Jakarta di tengah jalan, tapi justru Jokowi akan membenahi Jakarta dengan cara lain," kata Thamrin dalam sebuah diskusi di Media Centre JKW4P, Jakarta, Kamis (8/5/2014).

Nantinya, kata Thamrin, pembenahan dengan cara lain itu akan lebih efektif dibandingkan cara pembenahan Jokowi saat ini. Dia menilai, cara yang dilakukan oleh Jokowi dan pasangannya, Basuki Tjahja Purnama terhadap Jakarta saat ini sudah cukup baik.

Namun sayangnya, pembenahan itu masih kerap terbentur dengan pemerintah pusat yang bersebrangan. "Jakarta sebagai ibu kota memang tidak bisa dilakukan perubahan yang cukup mendasar kalau tidak ada perubahan mendasar juga di pemerintah pusat," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi memang kerap mengeluhkan kebijakan pemerintah pusat yang menurutnya berlawanan dengan kebijakan di DKI. Misalnya, saat pemerintah meluncurkan mobil murah, menurut Jokowi, hal itu akan semakin menambah kemacetan yang ada di Ibu kota.

"Jadi kalau muncul gagasan beliau akan naik jabatan jadi Presiden, banyak yang menyambut gembira karena beliau lebih bebas membuat kebijakan. Saya yakin jakarta tidak ditinggalkan," pungkas Thamrin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Rekomendasi

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Pengoperasian Gedung Baru Stasiun Manggarai, Jalur KRL Bogor-Jakarta Kota Disesuaikan

Megapolitan
Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Mobil Terguling di Bintaro, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Murid SD yang Sudah Berusia 12 Tahun di Kota Bekasi Akan Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Polisi Tidur di Pulomas Dibuat Warga untuk Cegah Balap Liar, Dibongkar atas Protes Pesepeda

Megapolitan
1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

1.509 Sekolah di Jakarta Akan Gelar PTM Terbatas, Disdik DKI: Aman

Megapolitan
Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Diprotes Pesepeda, Polisi Tidur di Pulomas Dibongkar

Megapolitan
Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Sekolah Tatap Muka di Jakarta Dihentikan 4 Hari karena Kegiatan ANBK

Megapolitan
Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Dititipkan ke Teman Ibunya, Bayi 10 Bulan Dicat Silver dan Diajak Mengemis di Pamulang

Megapolitan
Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Bayi 10 Bulan Jadi Manusia Silver di Pamulang, Ibunya Dibawa ke Dinsos Tangsel

Megapolitan
Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Satu Pelaku Ditangkap, Ranjau Paku Masih Bertebaran di Jalan Gatot Soebroto dan Jalan MT Haryono

Megapolitan
Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Dinkes DKI: 15 Persen Remaja Belum Vaksin Covid-19 karena Terhalang Izin Orangtua

Megapolitan
BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

BPBD: Waspada Cuaca Ekstrem di Jakarta pada 26-27 September

Megapolitan
BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

BPBD DKI Gunakan Karakter dan Alur Cerita Mirip Anime Tokyo Revengers untuk Konten Medsos

Megapolitan
Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Begini Progres Pembangunan 4 Rusunawa di Jakarta, Sudah Setengah Jadi

Megapolitan
UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.