Pemprov DKI Belum Tentu Pilih Scania untuk Transjakarta

Kompas.com - 09/05/2014, 15:04 WIB
Bus Scania Euro6 yang ditawarkan untuk armada Transjakarta. United TractorsBus Scania Euro6 yang ditawarkan untuk armada Transjakarta.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Dinas Perhubungan DKI Muhammad Akbar mengatakan, Pemprov DKI belum tentu memilih bus produksi Scania untuk transjakarta meskipun Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama memuji bus yang sudah diuji coba.

"Kita tetap enggak bisa mengajukan merek, siapa-siapa aja yang kita beli," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Muhammad Akbar ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (9/5/2014) siang.

Akbar hanya dapat memastikan pihaknya telah mengajukan spesifikasi bus yang diinginkan, di antaranya dek tinggi serta menggunakan bahan bakar gas. Akbar mengakui, spesifikasi itu telah sesuai dengan standar armada transportasi di Indonesia.

Kendati demikian, Akbar mengakui bahwa belum ada satu pun produk bus yang masuk ke dalam e-catalogue. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah atau LKPP, lanjut Akbar, masih dalam proses memasukkan barang-barang itu.

"Sepertinya sedang proses. Yang penting sudah diajuin, mungkin dalam waktu dekat-dekat inilah. Tapi enggak tahu kapan," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur PT United Tractors (ATPM bus Scania) Loudy I Ellias mengatakan, pihaknya telah mendaftarkan bus gandeng Scania ke LKPP, sebagai persyaratan mengikuti lelang melalui e-catalogue.

"Harganya Rp 5,8 miliar per unit. Sekarang sudah masuk, saat ini sedang diproses LKPP," kata Loudy.

Pada Kamis (8/5/2014), ATPM Scania memamerkan produknya di Monas. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Basuki pun mengatakan bahwa pihaknya belum tentu membeli bus Scania untuk transjakarta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

33 Pelajar Diamankan Saat Demo di Sekitar Istana, Kapolda Duga Kelompok Anarko

Megapolitan
Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Tak Diizinkan Mendekat ke Istana

Megapolitan
Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Kapolda Mengaku Bakal Mediasi Pedemo UU Cipta Kerja dengan KSP

Megapolitan
PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

PSBB ke-12 Selama Sebulan, Bagaimana Dampaknya pada Kasus Covid-19 di Kota Tangerang?

Megapolitan
Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Massa Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda

Megapolitan
BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

BEM SI Ultimatum Presiden Jokowi untuk Terbitkan Perppu dalam 8x24 Jam

Megapolitan
Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Cegah Demo Disusupi Kelompok Anarko, Pengamanan di Kawasan Mampang Diperketat

Megapolitan
Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Proyek Rumah DP Rp 0 di 4 Lokasi di Jakarta Tetap Berjalan Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Unjuk Rasa Mahasiswa di Istana Bogor Diwarnai Aksi Bakar Ban

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Pemprov DKI Akan Bongkar Rumah di Bantaran Sungai, Apakah Sesuai dengan Janji Anies Saat Kampanye?

Megapolitan
Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Mahasiswa Unjuk Rasa di Istana Bogor Jelang Kedatangan PM Jepang

Megapolitan
Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Berkaca Demo Sebelumnya, Wagub DKI Minta Para Pedemo Lakukan Rapid Test

Megapolitan
Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Demo Tolak Omnibus Law, Gerombolan Pelajar Berkumpul dan Hentikan Mobil Pikap di Harmoni

Megapolitan
Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Massa BEM SI Gelar Aksi Teatrikal Sindir Matinya Demokrasi di Indonesia

Megapolitan
Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Belasan Remaja yang Hendak Gabung Unjuk Rasa di Patung Kuda Langsung Dibawa Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X