Kompas.com - 12/05/2014, 16:57 WIB
Suasana arus balik Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (11/8/2013). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaSuasana arus balik Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (11/8/2013).
Penulis Nadia Zahra
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana revitalisasi enam terminal pada tahun ini membuat resah penumpang di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Sebab, mereka terbiasa menggunakan jasa bus antarkota dan provinsi dari terminal itu.

Kekhawatiran yang disampaikan penumpang adalah ditutupnya Terminal Kalideres selama revitalisasi, seperti saat Terminal Manggarai, Jakarta Selatan, direvitalisasi.

"Kalau dirombak ini terminal, mau ke mana? Pindah terminal mana lagi? Saya biasanya naik turun bus ke Sumatera dari sini (Kalideres) soalnya," kata Darmansyah, penumpang bus Kramat Djati tujuan Palembang, Senin (12/5/2014).

Keberatan juga disampaikan Lastri yang sering bepergian ke Lampung. Dia khawatir revitalisasi terminal akan menyulitkan dirinya atau penumpang lainnya yang biasa bepergian ke luar kota.

"Gimana sih, jangan sampai seperti di Terminal Lebak Bulus dong, ditutup begitu. Pasti kesulitan saya. Mana setiap bulan selalu ke Lampung kan dan bawa barang sama anak juga. Udah biasa sama paling mudah akses ke sini (Kalideres)," ujarnya.

Menanggapi kekhawatiran penumpang, Kepala Terminal Kalideres (antarkota) Djoko Soekarno mengatakan, pembangunan revitalisasi dipastikan tidak mengganggu pelayanan.

"Pembangunannya kan bertahap, jadi tidak sampai ditutup habis seperti Terminal Lebak Bulus atau Manggarai. Rencananya, saya dapat info dari UPT Terminal (unit pelayanan terpadu) sekitar akhir tahun dimulai. Awalnya dari sisi sebelah utara dulu, dekat park and ride parkiran belakang," ujar Djoko di Kantor Terminal Kalideres, Jakarta Barat.

Ia mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kucuran dana untuk melakukan program revitalisasi tersebut.

Djoko mengungkapkan, dia sedikit khawatir, setelah revitalisasi dilakukan, kondisi terminal justru menjadi kacau.

"Saya ragu saja, soalnya revitalisasi seperti ini justru malah membuat adanya terminal bayangan. Belum lagi kantor pengelola di terminal akan tidak ada lagi, kemudian semua kios diganti menjadi tempat makanan siap saji. Harusnya lihat juga kondisi perekonomian penumpang dan para sopir yang rata-rata menengah ke bawah," sambung pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Terminal Pasar Minggu tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Muhammad Akbar memastikan, ada enam terminal yang akan direvitalisasi pada tahun ini. Keenam terminal tersebut adalah Terminal Klender, Rawamangun, Pinang Ranti, Kampung Rambutan, Muara Angke, dan Kalideres.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Seorang Pria Ditemukan Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit

Megapolitan
Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Unggahan Viral Warga Depok Dengar Dentuman Berulang Kali, Ternyata Suara Meriam Amunisi Hampa Milik Kostrad

Megapolitan
Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Ini Lokasi Kantong Parkir bagi Pengunjung Tebet Eco Park

Megapolitan
Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Waisak, 9 Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Jakarta Dapat Remisi

Megapolitan
Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Polisi Pastikan Terduga Pembunuh di Jatisampurna Tak Alami Masalah Kejiwaan

Megapolitan
Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Tampak Usang dan Rusak, Truk Sampah Milik Pemkot Bekasi Tetap Beroperasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.