Ini Nama-nama Anggota DPRD DKI Periode 2014-2019 - Kompas.com

Ini Nama-nama Anggota DPRD DKI Periode 2014-2019

Kompas.com - 13/05/2014, 10:35 WIB
Alsadad Rudi Suasana rapat paripurna yang digelar DPRD DKI Jakarta dalam rangka mendengarkan jawaban Gubernur DKI Jakarta atas tanggapan fraksi-fraksi, dan penetapan peraturan daerah (Perda) tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) PT Food Station Tjipinang Jaya, di Gedung DPRD DKI, Jumat (25/4/2014). Dalam rapat tersebut, hanya 41 orang anggota dewan yang datang, dari jumlah keseluruhan 92 orang.

JAKARTA, KOMPAS.com -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah resmi menetapkan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta periode 2014-2019.

Rapat pleno yang diselenggarakan di Hotel Merlyn Park, Jakarta, Senin (12/5/2014) malam, menetapkan 106 kursi DPRD mewakili 12 daerah pemilihan (dapil) di Ibu Kota. Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno mengatakan, perolehan kursi dihitung dengan bilangan pembagi pemilih (BPP).

"Penentuan angka BPP berdasarkan jumlah suara sah di satu dapil dibagi dengan alokasi kursi. Sehingga didapatkan nilai BPP untuk kursi anggota DPRD," kata Sumarno kepada wartawan, Senin malam.

Sumarno menjelaskan, untuk meraih satu kursi DPRD DKI, partai politik harus mendapatkan suara sebanyak BPP. BPP masing-masing dapil berbeda.


Kendati demikian, Sumarno tidak dapat merinci detail BPP masing-masing dapil tersebut. Apabila ada suara partai yang tidak memenuhi BPP, maka akan masuk ke penetapan tahap 2. Pada tahap tersebut yaitu memberikan kursi pada partai dengan suara terbanyak.

"Memang ada suara yang tidak terkonversi menjadi kursi. Harapan saya ke depannya mendapat perhatian khusus dari Komisi A DPRD," ujar dia.

Adapun alokasi kursi yang telah ditetapkan tiap dapil berbeda-beda. Dapil DKI 1 dengan 12 kursi, DKI 2 dengan 9 kursi, DKI 3 dengan 9 kursi, DKI 4 dengan 10 kursi, DKI 5 dengan 10 kursi, DKI 6 dengan 10 kursi, DKI 7 dengan 10 kursi, DKI 8 dengan 12 kursi, DKI 9 dengan 12 kursi, dan DKI 10 dengan 12 kursi.

Pada periode 2014-2019 ini, jumlah kursi DPRD DKI Jakarta mengalami penambahan dari 94 kursi menjadi 106 kursi. Sumarno menjelaskan, penambahan kursi ini karena meningkatnya jumlah penduduk Ibu Kota.

Di dalam UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, anggota DPRD Provinsi maksimal 100 orang untuk kota yang memiliki penduduk antara 9-10 juta jiwa. "Berdasarkan UU Nomor 29/2007 tentang Pemprov DKI sebagai Ibu Kota negara Indonesia, jumlah anggota DPRD DKI diberi kelebihan 25 persen ketentuan DPRD provinsi lainnya," kata Sumarno.

Berikut anggota DPRD DKI Periode 2014-2019:

Dapil 1:
1. Bestari Barus (Nasdem)
2. Mualif ZA (PKB)
3. A Zairofi (PKS)
4. Prasetio Edi Marsudi (PDI-P)
5. Pandapotan Sinaga (PDI-P)
6. Elyzabeth CH Mailoa (PDI-P)
7. Agustiar (Golkar)
8. Iman Satria (Gerindra)
9. Fajar Sidik (Gerindra)
10. Taufiqurrahman (Demokrat)
11. Riano Ahmad (PPP)
12. Verry Yonnevil (Hanura)

Dapil 2:
1. Subandi (Nasdem)
2. Yusriah Dzinnun (PKS)
3. Jhonny Simanjuntak (PDI-P)
4. Meity Magdalena (PDI-P)
5. Ramly HIM (Golkar)
6. Aristo Purboaji (Gerindra)
7. Neneng Hasanah (Demokrat)
8. Maman Firmansyah (PPP)
9. Syarifuddin (Hanura)

Dapil 3:
1. Hasan Basri Umar (Nasdem)
2. Abdul Aziz (PKB)
3. Tubagus Arif (PKS)
4. Ida Mahmudah (PDI-P)
5. Steven Setiabudi (PDI-P)
6. Gani Suwondo (PDI-P)
7. M Taufik (Gerindra)
8. Santoso (Demokrat)
9. Zainuddin (Hanura)

Dapil 4:
1. Hasbiallah Ilyas (PKB)
2. Sudirman (PKB)
3. Selamat Nurdin (PKS)
4. Dwi Rio Sambodo (PKS)
5. Johnni A Hutapea (PDI-P)
6. Yudistira Hermawan (Golkar)
7. Prabowo Soenirman (Gerindra)
8. Ferrial Sofyan (Demokrat)
9. Nina Lubena (PPP)
10. M Sangaji (Hanura)

Dapil 5:
1. Abd Suhaimi (PKS)
2. Pantas Nainggolan (PDI-P)
3. Syahrial (PDI-P)
4. Taufik Azhar (Golkar)                
5. Taufik Hediawan (Gerindra)     
6. Mujiono (Demokrat)                    
7. Bambang Kusmanto (PAN)      
8. Belly Bilallusalam (PPP)
9. Syamsudin (PPP)                       
10. Farel Silalahi (Hanura)          

Dapil 6:
1. Dite Abimanyu (PKS)                
2. William Yani (PDI-P)                   
3. Manuara Siahaan (PDI-P)         
4. Tandanan Daulay (Golkar)       
5. M Sanusi (Gerindra)                 
6. Syarif (Gerindra)                         
7. Misan Samsuri (Demokrat)       
8. Johan Musyawa (PAN)             
9. Matnoor Tindoan (PPP)            
10. M Guntur (Hanura)                    

Dapil 7:
1. Triwisaksana (PKS)                   
2. Gembong Warsono (PDI-P)       
3. Rikardo (PDI-P)                            
4. Indrawati Dewi (PDI-P)              
5. Asraf Ali (Golkar)                        
6. Abdul Goni (Gerindra)               
7. Nuraina (Gerindra)                     
8. Lucky PS (Demokrat)               
9. Ichwan Jayadi (PPP)                 
10. Ruslam Amsyari (Hanura)         

Dapil 8:
1. Darusslam (PKB)                        
2. Rifkoh Abriani (PKS)                 
3. Achmad Yani (PKS)                   
4. Panji Virgianto (PDI-P)               
5. Yuke Yurike (PDI-P)                    
6. Sereida Tambunan (PDI-P)       
7. Zainuddin (Golkar)                     
8. Seppalga Ahmad (Gerindra)    
9. Endah Setia Dewi (Gerindra)   
10. Achmad Nawawi (Demokrat)   
11. Rendhika Harsono (PPP)       
12. Wahyu Dewanto (Hanura)        

Dapil 9:
1. Inggard Joshua (Nasdem)     
2. Ahmad Ruslam (PKB)             
3. Rois HS (PKS)                          
4. Ong Yenny (PDI-P)                     
5. Siegrieda Lauwani (PDI-P)        
6. Cinta Mega (PDI-P)                     
7. Bimo Hastoro (PDI-P)                  
8. Khotibi Achyar (Golkar)             
9. Rani Maulani (Gerindra)           
10. Nur Afni Sajim (Demokrat)      
11. Usman Helmy (PPP)               
12. Fahmi ZH (Hanura)               

Dapil 10:
1. James A Sianipar (Nasdem)    
2. Nasrullah (PKS)                         
3. Merry Hotma (PDI-P)                   
4. Januarius IP (PDI-P)                 
5. Petra Lumbun (PDI-P)                
6. Raja Netral Sitinjak (PDI-P)        
7. Fathi Bin Rahmatulla (Golkar)           
8. Moh Arief (Gerindra)                 
9. Rina Aditya S (Gerindra)          
10. M Hasan (Demokrat)               
11. Lulung AL (PPP)                     
12. Hamidi AR (Hanura)


EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

Ada Pembongkaran Konstruksi Stasiun MRT, Lajur Jalan Sudirman Dikurangi

Ada Pembongkaran Konstruksi Stasiun MRT, Lajur Jalan Sudirman Dikurangi

Megapolitan
Jenazah Penambang yang Hilang di India Ditemukan setelah 36 Hari

Jenazah Penambang yang Hilang di India Ditemukan setelah 36 Hari

Internasional
KPAI Minta Dinas Pendidikan Periksa Sekolah di Jakbar yang Jadi Gudang Narkoba

KPAI Minta Dinas Pendidikan Periksa Sekolah di Jakbar yang Jadi Gudang Narkoba

Megapolitan
Jelang Pensiun, Gubernur Soekarwo Beri Remunerasi ke Jajaran ASN Jatim

Jelang Pensiun, Gubernur Soekarwo Beri Remunerasi ke Jajaran ASN Jatim

Regional
Mulai 1 Februari 2019, Bus AKAP dan AKDP Pindah ke Terminal Cikampek

Mulai 1 Februari 2019, Bus AKAP dan AKDP Pindah ke Terminal Cikampek

Regional
Akomodasi Tingginya Sampah di Bekasi, Pemkot Perluas TPSA Sumur Batu

Akomodasi Tingginya Sampah di Bekasi, Pemkot Perluas TPSA Sumur Batu

Megapolitan
Seperti Ini Pola Pengamanan Polisi pada Debat Pertama Pilpres

Seperti Ini Pola Pengamanan Polisi pada Debat Pertama Pilpres

Nasional
Populasi Makin Menua, Norwegia Butuh Banyak Kelahiran Bayi

Populasi Makin Menua, Norwegia Butuh Banyak Kelahiran Bayi

Internasional
Nobar Debat Capres di Surabaya, Timses Jokowi Sewa Gedung, Timses Prabowo Bakar Ikan

Nobar Debat Capres di Surabaya, Timses Jokowi Sewa Gedung, Timses Prabowo Bakar Ikan

Regional
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Puting Beliung di Sulsel

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Puting Beliung di Sulsel

Regional
Dinas LH DKI Gandeng Polisi Cari Pembuang Limbah di Marunda

Dinas LH DKI Gandeng Polisi Cari Pembuang Limbah di Marunda

Megapolitan
Pasca-bentrokan dengan Pedagang, Satpol PP Amankan Tanah Abang Bersama Polisi

Pasca-bentrokan dengan Pedagang, Satpol PP Amankan Tanah Abang Bersama Polisi

Megapolitan
Sosok Ira Koesno, Kontroversi Era Reformasi hingga Debat Perdana dalam Sejarah

Sosok Ira Koesno, Kontroversi Era Reformasi hingga Debat Perdana dalam Sejarah

Nasional
Asistennya Ditangkap karena Narkoba, Ivan Gunawan Jalani Tes Urine

Asistennya Ditangkap karena Narkoba, Ivan Gunawan Jalani Tes Urine

Megapolitan
Tim Prabowo-Sandiaga Nilai Hasil Survei Jokowi Tak Sejalan dengan Kenyataan

Tim Prabowo-Sandiaga Nilai Hasil Survei Jokowi Tak Sejalan dengan Kenyataan

Nasional

Close Ads X