Kompas.com - 13/05/2014, 16:34 WIB
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menduga banyak pedagang luar yang berdagang di pinggir jalan Pasar Senen. Hal itu menyebabkan kemacetan mengular di kawasan Senen.

"Kita temukan pedagang yang bukan korban kebakaran ikut berjualan di pinggir jalan juga. Pedagang luar aji mumpung," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Saat ini, lanjut dia, PD Pasar Jaya bersama Pemerintah Kota Jakarta Pusat sedang melakukan pendataan pedagang. Melalui pendataan itu, akan diketahui mana saja pedagang asli maupun pedagang luar Pasar Senen.

Kendati demikian, Basuki mengaku tidak akan gegabah menginstruksikan anak buahnya untuk menertibkan pedagang di pinggir jalan Pasar Senen. Sebab, apabila Pemprov menindak, hal ini dapat dituding sebagai pelanggaran HAM.

Oleh karena itu, penertiban pedagang Pasar Senen akan dilakukan setelah semua pedagang masuk lokasi penampungan. Rencananya, ada tiga lokasi penampungan untuk para pedagang Pasar Senen sembari menunggu revitalisasi Blok III selesai. Ketiganya adalah Blok V, halaman depan pasar, dan taman di samping pasar Blok III.

Apabila para pedagang sudah masuk penampungan, Pemprov akan mengetahui pedagang yang aji mumpung tersebut. Sebab, mereka tidak akan ditampung dan tetap berjualan di pinggir jalan.

"Mereka itu kebanyakan datang dari luar Jakarta. Padahal, Jakarta ini susah, kalau kita bertindak tegas, dibilang kasar. Padahal, tugas kami untuk mengadministrasi keadilan sosial, apa ini berarti kami menzalimi Anda? Keadilan itu pegang senjata dan timbangan," ujar Basuki.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Sebut Hasil Otopsi Korban Pembunuhan yang Jasadnya Dibuang ke Kali Krukut Sesuai dengan Pengakuan Sang Pembunuh

Polisi Sebut Hasil Otopsi Korban Pembunuhan yang Jasadnya Dibuang ke Kali Krukut Sesuai dengan Pengakuan Sang Pembunuh

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Pergantian Nama Jalan di Jakarta merupakan Keputusan Final

Pemprov DKI Sebut Pergantian Nama Jalan di Jakarta merupakan Keputusan Final

Megapolitan
Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Bangun Posko di 3 Titik Kemacetan di Jakarta

Ditlantas Polda Metro Jaya dan Dishub DKI Bangun Posko di 3 Titik Kemacetan di Jakarta

Megapolitan
Polantas dan Dishub DKI Mulai Derek Mobil Parkir Sembarangan di Senopati-Gunawarman

Polantas dan Dishub DKI Mulai Derek Mobil Parkir Sembarangan di Senopati-Gunawarman

Megapolitan
Pelaku Pembuangan Anak yang Hendak Diusir dari Rusun Jatinegara Barat Segera Dinikahkan

Pelaku Pembuangan Anak yang Hendak Diusir dari Rusun Jatinegara Barat Segera Dinikahkan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Dukung Rencana Kerja Sama dengan Pemprov DKI Terkait Uji Emisi

Pemkot Tangsel Dukung Rencana Kerja Sama dengan Pemprov DKI Terkait Uji Emisi

Megapolitan
Tanggapi Gelombang Penolakan Ganti Nama Jalan, Wagub DKI: Sekali Lagi, Ini Tak Akan Bebani Warga

Tanggapi Gelombang Penolakan Ganti Nama Jalan, Wagub DKI: Sekali Lagi, Ini Tak Akan Bebani Warga

Megapolitan
Seorang Wanita dan Agensinya Ditangkap akibat Siarkan Aksi Pornografi di Media Sosial

Seorang Wanita dan Agensinya Ditangkap akibat Siarkan Aksi Pornografi di Media Sosial

Megapolitan
Wagub DKI Tegaskan Pemprov Tak Kerja Sama dengan ACT soal Penyelenggaraan Kurban

Wagub DKI Tegaskan Pemprov Tak Kerja Sama dengan ACT soal Penyelenggaraan Kurban

Megapolitan
Teknisi Sekolah Bacok Kepala TU SMAN Unggulan Jakarta, Pelaku Serahkan Diri Usai Kejadian

Teknisi Sekolah Bacok Kepala TU SMAN Unggulan Jakarta, Pelaku Serahkan Diri Usai Kejadian

Megapolitan
PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Muka Menolak Ditertibkan, Pedagang: Jangan Dibongkar, tapi Dirapikan...

PKL di Dekat Rel Pasar Kemiri Muka Menolak Ditertibkan, Pedagang: Jangan Dibongkar, tapi Dirapikan...

Megapolitan
PPKM di Jakarta Jadi Level 1 Lagi, Wagub Ariza: Kita Bersyukur

PPKM di Jakarta Jadi Level 1 Lagi, Wagub Ariza: Kita Bersyukur

Megapolitan
Pemkot Tangsel Imbau Masyarakat Bawa Alat Ibadah Sendiri Saat Shalat Idul Adha

Pemkot Tangsel Imbau Masyarakat Bawa Alat Ibadah Sendiri Saat Shalat Idul Adha

Megapolitan
3 Ustaz Tersangka Kasus Pemerkosaan di Pesantren Depok, Keluar Asrama Sejak 2021

3 Ustaz Tersangka Kasus Pemerkosaan di Pesantren Depok, Keluar Asrama Sejak 2021

Megapolitan
Lapas Bulak Kapal Bekasi Kembali Perbolehkan Kunjungan Tatap Muka Setelah 2 Tahun Pandemi Covid-19

Lapas Bulak Kapal Bekasi Kembali Perbolehkan Kunjungan Tatap Muka Setelah 2 Tahun Pandemi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.