Wali Kota Bekasi Gagalkan Aksi Demo Sopir Truk Sampah

Kompas.com - 19/05/2014, 19:44 WIB
Rahmat Effendi (kini Wali Kota Bekasi) usai mencoblos pada Pilkada Kota bekasi, Minggu (15/12/2012). Warkotalive.comRahmat Effendi (kini Wali Kota Bekasi) usai mencoblos pada Pilkada Kota bekasi, Minggu (15/12/2012).
Penulis Jessi Carina
|
EditorHindra Liauw
BEKASI, KOMPAS.com -- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menggagalkan niat para sopir truk sampah Bekasi untuk melakukan aksi demo di depan Balai Patriot Bekasi, Senin (19/5/2014).

"Sopir truk sampah sempat mendatangi saya kemarin malam," ujar Rahmat Effendi di Balai Patriot Bekasi, Senin (19/05/2014).

Menurutnya, para sopir tersebut memang mengancam akan melakukan aksi demo keesokan harinya keada Wali Kota. Mereka mengeluhkan soal antrean panjang yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu saat mereka ingin membuang sampah. Mereka menuntut Pemerintah Bekasi untuk segera menyelesaikan hal itu.

"Semalam para truk sampah memang kesulitan membuang sampah ke TPA. Memang di TPA Sumur Batu itu sudah overload. Kita sedang mengupayakan pembebasan lahan demi meluaskan lahan pembuangan sampah," jelasnya.

Pada malam sebelumnya, sekitar 40 sopir truk sampah Bekasi memarkirkan truknya di Lapangan GOR Kota Bekasi. Kejadian itu terjadi pukul 22.00. Mereka gusar karena antrean panjang kerap terjadi di TPA Sumur Batu seperti yang mereka alami kemarin malam. Namun, aksi tersebut batal dilakukan karena Wali Kota mampu meredam emosi para sopir pada malam sebelumnya.

Sebelumnya Sekretaris Dinas Kebersihan Hani Siswandi pernah mengatakan lahan lalu lintas di TPA Sumur Batu memang menyempit akibat digunakan sebagai lahan tambahan pembuangan sampah. Sehingga para sopir membutuhkan waktu yang lebih lama untuk membuang sampah ke TPA.

"Yang bisanya hanya 15 menit, saat ini untuk membuang sampah bisa memakan waktu hingga semalaman," ujar Hani.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Kartu Pekerja Jakarta

Cara Daftar Kartu Pekerja Jakarta

Megapolitan
Kekerasan Anak di Depok Meningkat, Pemkot Singgung Impitan Ekonomi karena Pandemi

Kekerasan Anak di Depok Meningkat, Pemkot Singgung Impitan Ekonomi karena Pandemi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak BPN Evaluasi Penerbitan Sertifikat Tanah lewat PTSL karena Marak Pungli

Komisi A DPRD DKI Desak BPN Evaluasi Penerbitan Sertifikat Tanah lewat PTSL karena Marak Pungli

Megapolitan
34 Pasien Akan Dipindahkan ke Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

34 Pasien Akan Dipindahkan ke Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Daftar Upah Minimum di Jabodetabek, Mana yang Paling Cuan?

Daftar Upah Minimum di Jabodetabek, Mana yang Paling Cuan?

Megapolitan
Polda Metro: Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Mengenal Warga yang Lapor Dibuntuti

Polda Metro: Polantas Penembak di Exit Tol Bintaro Mengenal Warga yang Lapor Dibuntuti

Megapolitan
Munarman: Kasus Saya Fitnah Besar

Munarman: Kasus Saya Fitnah Besar

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Penunjukan Bendahara Nasdem Jadi Ketua Pelaksana Formula E Bersifat Politis

Anggota DPRD DKI: Penunjukan Bendahara Nasdem Jadi Ketua Pelaksana Formula E Bersifat Politis

Megapolitan
Seminggu Terakhir, Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Turun hingga 25 Persen

Seminggu Terakhir, Jumlah Tes Covid-19 di Jakarta Turun hingga 25 Persen

Megapolitan
Azas Tigor Minta Status Kota Layak Anak Depok Dicabut, Ini Jawaban Pemkot

Azas Tigor Minta Status Kota Layak Anak Depok Dicabut, Ini Jawaban Pemkot

Megapolitan
Lapaknya di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim Dibongkar, Pedagang Minta Solusi Pemkot Depok

Lapaknya di Kolong Flyover Arif Rahman Hakim Dibongkar, Pedagang Minta Solusi Pemkot Depok

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Simak Aturan 'Ngantor' di Ibu Kota

Jakarta PPKM Level 2, Simak Aturan "Ngantor" di Ibu Kota

Megapolitan
Polisi Tutup Jalan di Kawasan Monas dan Patung Kuda untuk Cegah Reuni 212, Berikut Lokasinya

Polisi Tutup Jalan di Kawasan Monas dan Patung Kuda untuk Cegah Reuni 212, Berikut Lokasinya

Megapolitan
Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangsel Minta Puskesmas Waspada dan Bersiap Diri

Antisipasi Varian Omicron, Wali Kota Tangsel Minta Puskesmas Waspada dan Bersiap Diri

Megapolitan
Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Terpancing Ikut Reuni 212 di Patung Kuda

Polda Metro Jaya Imbau Warga Tak Terpancing Ikut Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.