Ekskavator Normalisasi Kali Sunter Terbalik

Kompas.com - 22/05/2014, 16:34 WIB
Alat berat pengeruk Kali Sunter terbalik saat sedang mengeruk lumpur. KOMPAS.com / Dian Fath Risalah El AnshariAlat berat pengeruk Kali Sunter terbalik saat sedang mengeruk lumpur.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Alat berat ekskavator di Kali Sunter, Ancol, terbalik saat mengeruk kali tersebut. Erwin (40), salah satu saksi mata, mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

"Tadi saya lagi istirahat makan, tiba-tiba (ekskavator) goyang, terus kebalik," ujar pria yang bekerja sebagai penjaga rumah pompa banjir di kawasan Sunter tersebut.

Erwin menambahkan, operator ekskavator, Aan (25), berhasil menyelamatkan diri. "Jadi tadi pas ekskavatornya kebalik, operatornya masih di dalam. Dia nyelamatin diri soalnya pintunya terbuka, terus berenang ke tepian, ditolongin warga pake perahu," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, operator itu terlihat sangat kaget dan sempat menelan air di kali, "Tadi pas baru naik, (operator) bilangnya tiba-tiba gelap dan nyesek," ucapnya. Saat ini, Aan sudah dibawa ke klinik terdekat.

Pengerukan Kali Sunter tersebut untuk mempercepat arus air dalam mengantisipasi banjir dari Kali Ciliwung. Koordinator untuk waduk dan kali, Heryanto, menjelaskan bahwa sebelum dikeruk, kedalaman air di kali tersebut hanya 1 meter. Setelah dikeruk, kedalaman kali menjadi 3 meter.

Menurut pantauan Kompas.com, terdapat 6 alat berat dan 10 truk yang digunakan dalam proyek normalisasi Kali Sunter.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Setelah Ada Temuan Buaya 2,5 Meter, Damkar Kota Depok Sisir Kali Pesanggrahan Sawangan

Megapolitan
93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

93 Pengendara Kena Tegur dalam Sosialisasi Ganjil Genap di Jalan Gunung Sahari

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Kasatpol PP DKI: Satpol PP Jangan Dimaki, Jangan Dibenci

Megapolitan
Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Akan Maju Pilkada, Muhamad Resmi Mundur dari Jabatan Sekda Tangsel

Megapolitan
Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X