Sehari Dipakai, Alat Pengangkat Eceng Gondok di Waduk Pluit Rusak

Kompas.com - 26/05/2014, 13:24 WIB
Alat berat digunakan untuk mengangkat tanaman eceng gondok di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/5/2014). KOMPAS.COM/ABBA GABRILLINAlat berat digunakan untuk mengangkat tanaman eceng gondok di Waduk Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (26/5/2014).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Alat berat yang digunakan untuk mengangkat tanaman eceng gondok di Waduk Pluit, Jakarta Utara, sudah rusak. Padahal alat itu baru sehari digunakan, yakni pada Minggu (25/5/2014).

"Masih baru sudah patah. Itu sekarang lagi dibongkar sama teknisinya," ujar Suwitno, karyawan honorer dari Suku Dinas Kebersihan Jakut yang bertanggung jawab terhadap pengangkatan eceng gondok itu, Senin (26/5/2014).

Mudjiono, teknisi yang memperbaiki alat berat tersebut, mengatakan, saat ini hanya terjadi masalah kecil pada alat pengangkut eceng gondok tersebut. Setelah diperbaiki, alat berat bisa kembali dioperasikan.

"Ini bukan masalah besar, hanya baut pada pisau penggerak saja yang patah. Setelah diperbaiki akan kembali beroperasi," ujar Mudjiono.

Saat ini, beberapa petugas dinas kebersihan terpaksa harus berhenti mengangkat eceng gondok. Mereka menunggu hingga alat berat selesai diperbaiki dan kembali berfungsi.

Pembersihan tanaman eceng gondok di Waduk Pluit kembali dilakukan setelah tersedia dua alat berat. Sejak akhir tahun lalu, proyek normalisasi waduk sempat terhenti akibat belum terlaksananya kesepakatan pengemban tanggung jawab pengadaan alat berat antara pemerintah dan pihak swasta.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Megapolitan
Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Megapolitan
Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Menteng Ditutup, Manajer Diperiksa

Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Menteng Ditutup, Manajer Diperiksa

Megapolitan
Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X