Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jarak Antar-Halte Transjakarta Bikin Capek

Kompas.com - 27/05/2014, 12:39 WIB
Alsadad Rudi

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah pengguna layanan bus transjakarta mengeluhkan jarak antara Halte Semanggi dan Halte Bendungan Hilir yang dinilai terlalu jauh.

Tak hanya itu, bentuk fisik jalur transit penghubung antara Koridor I dan Koridor IX itu juga dinilai terlampau tinggi dan terlalu "naik-turun" sehingga membuat pengguna merasa terkuras fisiknya.

"Kalau bisa jaraknya (antara Halte Benhil dan Semanggi) didekatin. Kalau sekarang kan jalannya lumayan jauh, beberapa ratus meter ini. Capek jadinya," kata Maryati (58), seorang pengguna transjakarta saat ditemui Kompas.com di Halte Semanggi, Selasa (27/5/2014).

Hal senada diutarakan Dara (63). Ia menilai, selain jaraknya yang terlampau jauh, tangga akses ke halte transjakarta terlalu tinggi dan memutar. Menurut dia, alangkah lebih baik jika bentuk tangga diubah menjadi lebih praktis.

"Kalau bisa enggak usah muter-muter. Jadi, langsung lurus saja. Lebih bagus kalau ada eskalatornya," ujar warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat, itu.

Sementara itu, warga lainnya, Nurida (51), menilai, Pemerintah Provinsi DKI harus segera mencari solusi terbaik dalam pembenahan halte. Ia pun berharap perubahan halte transjakarta bisa dilakukan pada tahun ini.

"Kalau bisa sih cepat-cepat diubah karena kasihan kan kayak saya gini yang sudah tua," ujar warga Cililitan, Jakarta Timur, itu.

Pengamatan Kompas.com, jarak antara Halte Bendungan Hilir dan Semanggi tergolong cukup jauh, yakni sekitar 200-300 meter. Hal ini mengakibatkan warga pengguna transjakarta yang ingin berpindah dari Koridor I ke Koridor IX harus berjalan kaki sekitar 5-8 menit.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Dinas SDA DKI Sebut Proyek Polder di Tanjung Barat Akan Selesai pada Mei 2024

Dinas SDA DKI Sebut Proyek Polder di Tanjung Barat Akan Selesai pada Mei 2024

Megapolitan
Ketua DPRD Sebut Masih Ada Kawasan Kumuh Dekat Istana, Pemprov DKI: Lihat Saja di Google...

Ketua DPRD Sebut Masih Ada Kawasan Kumuh Dekat Istana, Pemprov DKI: Lihat Saja di Google...

Megapolitan
Mobil Rubicon Mario Dandy Dilelang Mulai dari Rp 809 Juta, Kajari Jaksel: Kondisinya Masih Cukup Baik

Mobil Rubicon Mario Dandy Dilelang Mulai dari Rp 809 Juta, Kajari Jaksel: Kondisinya Masih Cukup Baik

Megapolitan
Sindikat Pencuri di Tambora Berniat Buka Usaha Rental Motor

Sindikat Pencuri di Tambora Berniat Buka Usaha Rental Motor

Megapolitan
PDI-P DKI Mulai Jaring Nama Bacagub DKI, Kader Internal Jadi Prioritas

PDI-P DKI Mulai Jaring Nama Bacagub DKI, Kader Internal Jadi Prioritas

Megapolitan
PDI-P Umumkan Nama Bacagub DKI yang Diusung pada Mei 2024

PDI-P Umumkan Nama Bacagub DKI yang Diusung pada Mei 2024

Megapolitan
Keluarga Tak Tahu RR Tewas di Tangan 'Pelanggannya' dan Dibuang ke Sungai di Bekasi

Keluarga Tak Tahu RR Tewas di Tangan "Pelanggannya" dan Dibuang ke Sungai di Bekasi

Megapolitan
KPU Jaktim Buka Pendaftaran PPK dan PPS untuk Pilkada 2024, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya

KPU Jaktim Buka Pendaftaran PPK dan PPS untuk Pilkada 2024, Ini Syarat dan Jadwal Seleksinya

Megapolitan
NIK-nya Terancam Dinonaktifkan, 200-an Warga di Kelurahan Pasar Manggis Melapor

NIK-nya Terancam Dinonaktifkan, 200-an Warga di Kelurahan Pasar Manggis Melapor

Megapolitan
Pembunuh Wanita 'Open BO' di Pulau Pari Dikenal Sopan oleh Warga

Pembunuh Wanita "Open BO" di Pulau Pari Dikenal Sopan oleh Warga

Megapolitan
Pengamat: Tak Ada Perkembangan yang Fenomenal Selama PKS Berkuasa Belasan Tahun di Depok

Pengamat: Tak Ada Perkembangan yang Fenomenal Selama PKS Berkuasa Belasan Tahun di Depok

Megapolitan
“Liquid” Ganja yang Dipakai Chandrika Chika Cs Disebut Modus Baru Konsumsi Narkoba

“Liquid” Ganja yang Dipakai Chandrika Chika Cs Disebut Modus Baru Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Chandrika Chika Cs Jalani Asesmen Selama 3,5 Jam di BNN Jaksel

Chandrika Chika Cs Jalani Asesmen Selama 3,5 Jam di BNN Jaksel

Megapolitan
DPRD dan Pemprov DKI Rapat Soal Anggaran di Puncak, Prasetyo: Kalau di Jakarta Sering Ilang-ilangan

DPRD dan Pemprov DKI Rapat Soal Anggaran di Puncak, Prasetyo: Kalau di Jakarta Sering Ilang-ilangan

Megapolitan
PDI-P Mulai Jaring Nama Buat Cagub DKI, Kriterianya Telah Ditetapkan

PDI-P Mulai Jaring Nama Buat Cagub DKI, Kriterianya Telah Ditetapkan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com