Bupati Kepulauan Seribu Minta Jembatan Cinta Diperbaiki

Kompas.com - 03/06/2014, 15:43 WIB
Wisatawan mandi dan bermain di jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, di Kepulauan Seribu, Sabtu (14/5/2011). Pulau ini kian dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari. Pada hari libur, pulau yang memiliki lebar sekitar 200 meter dan panjang hanya 5 kilometer, ini ramai dikunjungi wisatawan. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT Wisatawan mandi dan bermain di jembatan yang menghubungkan Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil, di Kepulauan Seribu, Sabtu (14/5/2011). Pulau ini kian dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari. Pada hari libur, pulau yang memiliki lebar sekitar 200 meter dan panjang hanya 5 kilometer, ini ramai dikunjungi wisatawan.
EditorAna Shofiana Syatiri

KEPULAUAN SERIBU, KOMPAS.com
- Pulau Tidung adalah salah satu destinasi unggulan Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Salah satu ikon wisata yang paling terkenal di Pulau Tidung adalah Jembatan Cinta.

"Kami berharap instansi terkait bisa secepatnya memperbaiki kerusakan fasilitas yang ada di Dermaga Pulau Tidung," ungkap Asep Syarifudin, Bupati Kepulauan Seribu, Senin (2/6).

Asep menjelaskan, pemkab telah mengirim surat perihal kerusakan bangunan tersebut ke instansi terkait. Asep menegaskan, pihaknya siap memperbaiki dan merawat gedung tersebut apabila Dinas Perhubungan DKI Jakarta tidak berniat membenahi fasilitas tersebut.

"Serahkan saja fasilitas itu ke Kabupaten Kepulauan Seribu. Kami akan memperbaiki dan merawatnya. Bahkan, kami manfaatkan dan kembangkan untuk kepentingan warga dan para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Tidung," ungkap Asep.

Asep mengatakan, akibat bobroknya bangunan tersebut warga sekitar sering memandang buruk kinerja lurah dan camat sekitar. Mereka, kata Asep, menilai lurah dan camat enggan untuk memperbaiki fasilitas umum tersebut.

"Warga marah kepada lurah dan camat karena tidak bisa berbuat banyak kecuali menjelaskan bahwa gedung ini adalah kewenangan Dinas Perhubungan DKI Jakarta," kata Asep.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Micky Musleh, menambahkan, perbaikan fasilitas di Pulau Tidung memang harus dilakukan. Hal itu mengingat kunjungan wisatawanke Pulau Tidung cukup tinggi. Berdasarkan catatan, kata Micky, kunjungan wisatawan lokal maupun asing ke Pulau Tidung mencapai 2.500 orang setiap akhir pekan. Oleh karenanya, Micky pun mendesak agar fasilitas umum tersebut secepatnya diperbaiki.

Sementara, Kepala UP Angkutan Perairan dan Kepelabuhan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Tri Hendro, mengatakan, pihaknya akan segera memperbaiki fasilitas tersebut di tahun ini. Menurut Hendro, beberapa waktu lalu rombongan Dinas Perhubungan DKI Jakarta sudah melakukan pengecekan untuk melihat tingkat kerusakan fasilitas itu. Tri menjanjikan akan memperbaikinya dalam waktu dekat.

"Tahun ini kami memang berencana memperbaiki fasilitas tersebut dan fasilitas lainnya yang ada di Kepulauan," kata Hendro tanpa merinci lebih detail fasilitas apa saja yang akan diperbaiki tahun ini. (faf)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Jaksa: Eksepsi Kuasa Hukum John Kei Hanya Didasari Asumsi

Megapolitan
IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

IDI Usul Pasien Covid-19 Gejala Ringan Dirawat di Rumah dengan Pengawasan Dokter

Megapolitan
RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

RSUD Depok Akan Tambah Lagi ICU dan Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 Bulan Depan

Megapolitan
Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Soal Banjir Jabodetabek-Punjur, Menteri Sofyan: Banyak Developer Tak Patuhi Standar Pembangunan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bekasi Larang Kafe dan Restoran Gelar Live Music karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Alat PCR Kembali Berfungsi, Labkesda Tangsel Kurangi Jumlah Pemeriksaan Sampel Terkait Covid-19

Megapolitan
Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Teruntuk Presiden Jokowi, Ini Suara Penyintas Covid-19 soal Klaim Pandemi Terkendali

Megapolitan
Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Aksi Penjambret Ponsel Gagal Setelah Dikejar dan Diteriaki Gerombolan Bocah

Megapolitan
50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

50 Persen Tenaga Kesehatan di Jakarta Utara Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Dua Kali PPKM, Pemkot Bekasi Segel 15 Kafe dan Restoran

Megapolitan
18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

18 Kelurahan di Kota Tangerang Rawan Banjir, Ini Daftarnya

Megapolitan
UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

UPDATE: 55 Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 Sudah Teridentifikasi

Megapolitan
Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Wagub DKI: Penyebab Kasus Covid-19 di Jakarta Tinggi karena Masyarakat Jenuh

Megapolitan
Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Polisi: Penyebar Video Mesum di Halte Senen Bisa Dijadikan Tersangka

Megapolitan
Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Ini 5 Kelurahan dengan Kasus Aktif Terbanyak Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X