Kompas.com - 10/06/2014, 14:50 WIB
Suasana Pasar Blok G Tanah Abang pada Rabu (4/9/2013) masih sepi dari pengunjung. KOMPAS.com/ZICO NURRASHIDSuasana Pasar Blok G Tanah Abang pada Rabu (4/9/2013) masih sepi dari pengunjung.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengelola Pasar Blok G Tanah Abang mengaku telah melakukan berbagai upaya agar pengunjung mau singgah berbelanja. Namun, upaya-upaya itu tidak membuat para pengunjung datang dan pedagang bertahan berdagang di kiosnya.

Namen Suhadi, Manager Unit Pasar Besar (UPB) Pasar Tanah Abang Blok G, mengatakan, sepinya pengunjung ke pasar yang belokasi di Jalan Raya Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, itu disebabkan kurangnya sarana dan fasilitas di dalam pasar.

"Segala upaya sudah kita coba untuk meramaikan pasar. Tapi mereka banyak yang enggak bisa bertahan bahkan untuk meramaikan pasar itu sendiri," kata Suhadi kepada Kompas.com, Selasa (10/6/2014).

Suhadi mengatakan, sarana penghubung sudah dipenuhi, mulai dari jembatan penyeberangan orang (JPO) dari stasiun Tanah Abang ke Pasar Tanah Abang Blok G, tangga besi di depan dan belakang gedung yang dibuat untuk memudahkan pedagang, jembatan penyeberangan multiguna (JPM) yang menghubungkan Blok G dengan Blok F dan Blok A, serta pengadaan eskalator yang kini sedang dikerjakan. Namun, kata Suhadi, ada saja yang membuat para pengunjung tidak melongok pasar Blok G. Hal ini tentunya membuat pedagang juga ingin pindah lokasi berjualan dari Blok G.

Kondisi menjelang Lebaran pun kurang menarik perhatian pengunjung.

Demi mempertahankan pedagang, kata Suhadi, Pemprov DKI Jakarta memberi toleransi ke pedagang dengan sewa gratis selama 6 bulan dan diperpanjang lagi 6 bulan.

"Lantai 3 kosong itu kemarin sisa 25 persen. Sebetulnya, kita ada perpanjangan 2x6 bulan sampai Agustus ini, mereka buat tempat usaha di sini hasil pengundian," kata Suhadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suhadi mengaku telah memberi surat peringatan berulang kali ke pedagang yang meninggalkan barang di dalam kios tapi berjualan di tempat lain. Surat peringatan ini akan diberikan sebanyak 3 kali dengan jarak waktu 3 hari antara surat pertama dengan surat kedua dan seterusnya. Jika respons dari surat tersebut tidak dipenuhi, maka akan ada pembatalan sementara.

"Pas dikasih peringatan 1 atau 2 mereka (pedagang) buka lagi kiosnya, pas sudah seminggu jalan, ditutup lagi," ujarnya.

Suhadi mengatakan, pihaknya berupaya membuat kios-kios di lantai tiga ramai pedagang dan pengunjung ketimbang mengosongkan kios. PD Pasar Jaya, kata dia, juga sedang giat memberikan fasilitas dan sarana pendukung pasar. Dengan harapan, fasilitas yang diupayakan untuk meramaikan pasar.

Saat ini, kata Suhadi, total pedagang di Pasar Tanah Abang Blok G sebanyak 700 orang dengan jumlah tempat usaha 2.227. Nantinya, akan ada pengosongan bila pedagang terus membangkang. Sebab, kios pedagang telah diminati banyak orang, jadi pengelola pasar pun tak takut kios kosong.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang 80 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Kota Tangerang 80 Persen

Megapolitan
Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua Fraksi PKS: Itu Ilegal

Tak Hadiri Rapat Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua Fraksi PKS: Itu Ilegal

Megapolitan
Luhut Tantang Haris Azhar dan Fatia Melihat Laporan Harta Kekayaannya

Luhut Tantang Haris Azhar dan Fatia Melihat Laporan Harta Kekayaannya

Megapolitan
Kepada 7 Fraksi Penolak Interpelasi Formula E, Fraksi PDI-P: Kalau Tak Setuju, Sampaikan di Sidang Paripurna

Kepada 7 Fraksi Penolak Interpelasi Formula E, Fraksi PDI-P: Kalau Tak Setuju, Sampaikan di Sidang Paripurna

Megapolitan
DLH Kota Tangerang Vaksinasi Ratusan Pemulung di TPA Rawa Kucing

DLH Kota Tangerang Vaksinasi Ratusan Pemulung di TPA Rawa Kucing

Megapolitan
Hanya Fraksi PDI-P dan PSI, Ini Anggota DPRD yang Hadir dalam Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

Hanya Fraksi PDI-P dan PSI, Ini Anggota DPRD yang Hadir dalam Rapat Paripurna Interpelasi Formula E

Megapolitan
Kesaksian Ibu yang Bayinya Dicat Silver, Tak Tahu Anaknya Dibawa Mengemis, Tiba-tiba Diberi Rp 20.000

Kesaksian Ibu yang Bayinya Dicat Silver, Tak Tahu Anaknya Dibawa Mengemis, Tiba-tiba Diberi Rp 20.000

Megapolitan
Polisi Bubarkan Kerumunan Pengunjung di Tempat Hiburan di Cikini

Polisi Bubarkan Kerumunan Pengunjung di Tempat Hiburan di Cikini

Megapolitan
4 Pimpinan DPRD DKI Tak Hadir Rapat Paripurna Bahas Usul Interpelasi Formula E

4 Pimpinan DPRD DKI Tak Hadir Rapat Paripurna Bahas Usul Interpelasi Formula E

Megapolitan
Belum Kuorum, Rapat Paripurna DPRD DKI Bahas Hak Interpelasi Formula E Ditunda Sejam

Belum Kuorum, Rapat Paripurna DPRD DKI Bahas Hak Interpelasi Formula E Ditunda Sejam

Megapolitan
Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Petugas Damkar Luka Tertimpa Reruntuhan

Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Petugas Damkar Luka Tertimpa Reruntuhan

Megapolitan
Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Pegawai KPI Korban Pelecehan Seksual Jalani Pemeriksaan Jiwa Ke-4 di RS Polri

Megapolitan
Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Silang Pendapat Para Pimpinan DPRD DKI Jakarta soal Agenda Rapat Interpelasi Formula E

Megapolitan
Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Komplotan Pencuri Beraksi di Minimarket Pondok Aren, Motor Karyawan Raib

Megapolitan
Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Eksploitasi Bayi yang Dicat Silver dan Respons Aparat Setelah Fotonya Viral

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.