KRL Jakarta-Bogor Sering Terganggu Petir, KCJ Pasrah

Kompas.com - 12/06/2014, 10:06 WIB
Ilustrasi: KRL. KOMPAS/Imam PrihadiyokoIlustrasi: KRL.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Terganggunya perjalanan kereta listrik (KRL) pada Rabu (11/6/2014) kemarin karena adanya wessel yang tersambar petir merupakan hal yang tidak bisa dicegah lagi oleh PT Kereta Commuter Jaya. 

"Kalau antisipasi, dari awal kita sudah pasang penangkal petir dan segala macam, tapi kan memang curah hujan dan petir di Indonesia tinggi," kata Kepala Humas KCJ Eva Chairunnisa kepada KOMPAS.com, Kamis (12/6/2014).

Eva menambahkan, hal itu pula yang menyebabkan kereta lintas Bogor lebih sering terganggu petir daripada kereta lintas Bekasi atau pun Tangerang. Bogor yang dikenal dengan kota hujan memang memiliki curah hujan dan petir yang tinggi.

"Lihat saja yang lebih sering kena gangguan karena petir kan yang lintas Bogor. Kalau Tangerang dan Bekasi jarang," katanya.

Hal senada disampaikan oleh pengamat perkeretaapian yang juga Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia bidang kereta api Aditya Dwi Laksana. Menurutnya, prasarana kereta api, seperti wessel dan pantograf, yang ada sekarang tidak sesuai dengan cuaca dan iklim Indonesia.

"Prasarana itu kan buatan negara empat musim yang otomatis keadaannya disesuaikan dengan kebutuhan negara itu, sedangkan Indonesia negara tropis, apalagi Bogor yang curah hujannya tinggi. Itulah mengapa sebabnya juga gangguan kereta lebih sering terjadi pada KRL Bogor," kata Aditya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Politisi Gerindra Nilai Ganjil Genap di Jakarta Kontra Produktif

Megapolitan
Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X