Kompas.com - 13/06/2014, 09:33 WIB
Pedagang kaki lima mengamati banjir luapan Kali Angke yang menggenangi Jalan Hasyim Ashari, Ciledug, Tangerang, Rabu (29/1/2014). Hujan deras yang turun sejak kemarin malam kembali menimbulkan banjir di sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO TOTOK WIJAYANTOPedagang kaki lima mengamati banjir luapan Kali Angke yang menggenangi Jalan Hasyim Ashari, Ciledug, Tangerang, Rabu (29/1/2014). Hujan deras yang turun sejak kemarin malam kembali menimbulkan banjir di sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya, terutama kawasan Selatan, mengakibatkan naiknya muka air di kawasan Kali Angke. Sejumlah Kelurahan di sepanjang Kali Angke diharap waspada banjir.

Menurut laporan Pos pemantauan Angke Hulu, pada Jumat (13/6/2014) pukul 06:00 WIB, posisi pintu air sudah dalam kondisi Siaga 2, dengan ketinggian 255 cm.

Dilansir dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta, kronologis naiknya tinggi muka air di Kali Angke terjadi sejak pukul 00.00 dini hari tadi dengan rincian sebagai berikut:
Pukul 00.00 WIB: 165 cm/ M (siaga 3)
Pukul 01.00 WIB: 200 cm/ M (siaga 3)
Pukul 02.00 WIB: 210 cm/ M (siaga 3)
Pukul 03.00 WIB: 210 cm/ M (siaga 3)
Pukul 04.00 WIB: 215 cm/ M (siaga 3)
Pukul 05.00 WIB: 235 cm/ M (siaga 3)
Pukul 06.00 WIB: 255 cm/ M (siaga 2)

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Bambang Musyawardana memerintahkan kepada lurah, camat dan jajarannya untuk segera koordinasi mengantisipasi banjir.

Mereka juga diminta mengimbau warga yang tinggal di sepanjang Kali Angke, seperti di wilayah Duri Kosambi, Rawa Buaya, Green Garden Kedoya Utara, dan Cengkareng, untuk mempersiapkan diri dari luapan air dampak naiknya muka air di Kali Angke.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Beratnya Jadi Pejalan Kaki di Jakarta, Kota yang Tidak Dirancang untuk Manusia

Megapolitan
Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Pertahakan Motor dari Rampasan Begal, Seorang Remaja di Tapos Dibacok

Megapolitan
Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Banjir di Tegal Alur Surut, Tinggal Permukiman di Bantaran Kali Semongol Masih Tergenang

Megapolitan
Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Mulanya Hendak Diberhentikan, 2 Remaja Justru Tabrak Anggota Patroli Presisi Polda Metro di Tanjung Priok

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Akui Tak Sanggup Lagi Gali Lubang Tutup Lubang

Megapolitan
Sopir Mobil Mabuk Tabrak Pemotor di Jalan Sudirman, Lalu Kabur dan Tabrak 3 Kendaraan Lain

Sopir Mobil Mabuk Tabrak Pemotor di Jalan Sudirman, Lalu Kabur dan Tabrak 3 Kendaraan Lain

Megapolitan
Jalan Green Boulevard BSD City Direncanakan Jadi Lokasi 'Street Race'

Jalan Green Boulevard BSD City Direncanakan Jadi Lokasi "Street Race"

Megapolitan
Sopir Mobil Diduga Mabuk Tabrak 4 Kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman

Sopir Mobil Diduga Mabuk Tabrak 4 Kendaraan di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Ingin Jual Ginjal, Apakah Jual Beli Organ Tubuh Dibolehkan?

Ibu Hamil di Depok Ingin Jual Ginjal, Apakah Jual Beli Organ Tubuh Dibolehkan?

Megapolitan
Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Mulanya Rugi Nyaris Rp 1 Miliar dari Bisnis Minyak Goreng

Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjal, Mulanya Rugi Nyaris Rp 1 Miliar dari Bisnis Minyak Goreng

Megapolitan
Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Jadi TNI Gadungan Untuk Nikahi Kekasih, Seorang Pria Ditangkap Polisi di Jatinegara

Megapolitan
Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Hendak Antar Pesanan, Kurir Makanan Diduga Dikeroyok Dua Pria di Ciledug Raya

Megapolitan
Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Duduk Perkara Ibu Hamil di Depok Mau Jual Ginjalnya, Terlilit Utang dan Dikejar Rentenir

Megapolitan
Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Kelurahan Jurumudi Direndam Banjir 4 Hari, Bantuan Belum Merata hingga Warga Harus Berebut

Megapolitan
Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Bobol Motor di Kebon Jeruk, Pencuri Malah Lewat Tongkrongan Korban dan Tertangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.