Kompas.com - 14/06/2014, 21:17 WIB
Ketua Tim Sukses Prabowo-Hatta Jawa Barat, Ahmad Heryawan, saat bertemu dengan sejumlah perwakilan ulama muda kota Bogor, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/6/2014). K97-14 KOMPAS.com/ RAMDHAN TRIYADI BEMPAHKetua Tim Sukses Prabowo-Hatta Jawa Barat, Ahmad Heryawan, saat bertemu dengan sejumlah perwakilan ulama muda kota Bogor, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/6/2014). K97-14

BOGOR, KOMPAS.com - Ketua tim sukses Prabowo-Hatta Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menemui para ulama muda di Kota Bogor, Sabtu (14/6/2014).

Dalam pertemuan itu Heryawan mengatakan, kedatangannya ke Kota Hujan itu untuk bersilaturahim sekaligus membicarakan dukungan terhadap pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Saya diminta untuk datang ke Kota Bogor untuk bertemu dengan ulama muda di sini. Saya pun kaget, ternyata mereka pun antusias mendukung pasangan nomor urut 1 sebagai presiden," ucap Gubernur Jawa Barat tersebut.

Pria yang akrab disapa Aher itu menambahkan, dalam pertemuannya itu, dirinya bersama sejumlah ulama muda kota Bogor membicarakan soal pemenangan Prabowo-Hatta di Jawa Barat.

"Para ulama muda ini pun ikut mendukung pasangan Prabowo-Hatta sebagai presiden. Semuanya tanpa direncanakan dan tidak ada unsur deal-deal-an," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Asatidz Muda Indonesia, Habib Novel Kamal Alayrus menuturkan, pihaknya sengaja mengundang Aher untuk menyampaikan dukungannya terhadap Prabowo-Hatta.

"Kami sudah sepakat dengan para ulama muda indonesia untuk mendukung prabowo hatta untuk jadi pemimpin bangsa," jelas Habib Novel.

Dirinya mengaku, sudah melakukan perdebatan yang cukup panjang dalam menentukan sikap dukungan ini. "Kami putuskan mendukung Prabowo, setelah perdebatan panjang antar ulama muda lainnya," terangnya.

Dalam waktu dekat ini, sambung dia, para ulama akan melakukan shalat hajad berjamaah yang akan dilakukan sekitar 312 ulama muda indonesia. "Kami sudah rencanakan untuk sholat hajad bareng," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Pertunjukan Barongsai Saat Perayaan Imlek di Vihara Amurva Bhumi Ditiadakan

Megapolitan
Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Kasus Omicron Terdeteksi di Jakarta Selatan, Wali Kota Minta Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Bertambah, Temuan Kasus Covid-19 Kini Ada di 90 Sekolah Jakarta

Megapolitan
Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

Kasus Covid-19 di PN Depok Bertambah, 21 Pegawai Terkonfirmasi Positif

Megapolitan
Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Alasan Ibu Laporkan Anak yang Jual Kulkasnya: Saya Tak Kuat Lagi, Saya Diusir, Pantas Enggak?

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Kebakaran Hanguskan 26 Rumah di Tambora, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 2.190, 9 Pasien Meninggal

UPDATE 25 Januari: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Tembus 2.190, 9 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dukcapil Akan Layani Perbaikan Dokumen Kependudukan bagi Warga Terdampak Banjir di Tegal Alur

Dukcapil Akan Layani Perbaikan Dokumen Kependudukan bagi Warga Terdampak Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Butuh Uang Usai Kena PHK, Pria di Ciputat Jual Kulkas Ibunya lalu Dilaporkan ke Polisi, Kini Jadi Terdakwa

Butuh Uang Usai Kena PHK, Pria di Ciputat Jual Kulkas Ibunya lalu Dilaporkan ke Polisi, Kini Jadi Terdakwa

Megapolitan
Pemkot Siapkan 60 RPTRA di Jakarta Selatan sebagai Sentra Vaksinasi 'Booster'

Pemkot Siapkan 60 RPTRA di Jakarta Selatan sebagai Sentra Vaksinasi "Booster"

Megapolitan
Disdamkar: 146 kebakaran terjadi di Kabupaten Bekasi sepanjang 2021

Disdamkar: 146 kebakaran terjadi di Kabupaten Bekasi sepanjang 2021

Megapolitan
Polisi Kejar Pemasok Sabu yang Diedarkan di Kawasan Kepulauan Seribu

Polisi Kejar Pemasok Sabu yang Diedarkan di Kawasan Kepulauan Seribu

Megapolitan
Advokat yang Memaki Ibu Korban Kekerasan Seksual di Depok Dinilai Langgar Kode Etik

Advokat yang Memaki Ibu Korban Kekerasan Seksual di Depok Dinilai Langgar Kode Etik

Megapolitan
Kronologi Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Pemkot Jaksel Sebut PNS Tak Terlibat

Kronologi Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Pemkot Jaksel Sebut PNS Tak Terlibat

Megapolitan
Pihak Keluarga Belum Terima Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Kakek Tewas Dikeroyok di Cakung

Pihak Keluarga Belum Terima Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Kakek Tewas Dikeroyok di Cakung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.