Kompas.com - 16/06/2014, 11:15 WIB
Kemacetan lalu lintas terjadi di Jalan Cipeucang, Lagoa, Koja, Jakarta Utara akibat aktivitas pengangkutan sampah di rumah saringan sampah Lagoa Koja. Kompas.com / Dian Fath Risalah El AnshariKemacetan lalu lintas terjadi di Jalan Cipeucang, Lagoa, Koja, Jakarta Utara akibat aktivitas pengangkutan sampah di rumah saringan sampah Lagoa Koja.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas pengangkutan truk sampah di rumah penyaringan sampah, Jalan Cipeucang, Lagoa, Koja, Jakarta Utara, mengakibatkan terjadinya kemacetan lalu lintas di Jalan Cipeucang, Senin (16/6/2014) pagi.

Pantauan Kompas.com, truk sampah tersebut memarkirkan mobilnya di sebagian jalan yang menyebabkan lalu lintas dari arah Permai Koja menuju Lagoa dan sebaliknya tersendat akibat truk tersebut. Selain itu, sampah yang menumpuk dan berserakan di bahu jalan juga menyebabkan jalan tidak bisa dilalui oleh para pengedara.

Burhan (22) salah seorang pengendara motor dengan nomor polisi B 6148 UMA mengatakan, aktivitas pengangkutan sampah di rumah saringan sampah Lagoa tersebut menjadi salah satu penyebab kemacetam di jalan tersebut.

"Sering banget macet di sini gara-gara truk sampah, pengendaranya juga enggak pada mau ngalah," ungkap Burhan.

Hal senada diungkapkan oleh Risa pengendara motor lainnya dengan nomor polisi B 3791 UEI. Menurutnya, keruwetan lalu lintas selalu terjadi di jalan tersebut. Menurutnya, aktivitas pengangkutan sampah sebaiknya dilakukan pada saat jam sepi kendaraan.

"Gimana enggak macet, sampah diangkutinnya pas jam aktivitas sibuk," ucapnya.

Ia menjelaskan, Jalan Cipeucang merupakan salah satu jalan alternatif bila terjadi kemacetan lalu lintas di jalan raya utama akses Pelabuhan Tanjung Priok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Megapolitan
Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Megapolitan
DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Megapolitan
400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

Megapolitan
Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Megapolitan
Tiga Hari Larangan Mudik, 245.496 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Tiga Hari Larangan Mudik, 245.496 Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

Megapolitan
Kerumunan saat Malam Takbiran Dilarang, jika Melanggar Ada Sanksinya

Kerumunan saat Malam Takbiran Dilarang, jika Melanggar Ada Sanksinya

Megapolitan
Sejak Larangan Mudik, Hanya Satu Penerbangan Niaga dari Bandara Halim Perdanakusuma

Sejak Larangan Mudik, Hanya Satu Penerbangan Niaga dari Bandara Halim Perdanakusuma

Megapolitan
Pemprov DKI: Warga Jabodetabek Tak Perlu SIKM Keluar Masuk Jakarta

Pemprov DKI: Warga Jabodetabek Tak Perlu SIKM Keluar Masuk Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kebingungan Warga dan Pemda soal Larangan Mudik Lokal Jabodetabek

[POPULER JABODETABEK] Kebingungan Warga dan Pemda soal Larangan Mudik Lokal Jabodetabek

Megapolitan
Kebakaran di Kapuk Muara Diduga Akibat Korsleting Listrik, 65 Rumah Terbakar

Kebakaran di Kapuk Muara Diduga Akibat Korsleting Listrik, 65 Rumah Terbakar

Megapolitan
Kodam Jaya Kecam Upaya Perampasan Mobil yang Dibawa Anggota Babinsa Ketika Antar Orang Sakit

Kodam Jaya Kecam Upaya Perampasan Mobil yang Dibawa Anggota Babinsa Ketika Antar Orang Sakit

Megapolitan
Rumah Terbakar di Kapuk Muara Penjaringan

Rumah Terbakar di Kapuk Muara Penjaringan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X