Kompas.com - 16/06/2014, 22:29 WIB
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Transjakarta akan melakukan sertifikasi kepada semua pengemudi bus transjakarta. Hal ini disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT Transjakarta Antonius Kosasih menanggapi kecelakaan beruntun antara transjakarta dan Kopaja AC di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Senin (16/6/2014) pagi.

"Pengemudinya mesti kita latih keterampilan, dan standardisasinya harus oke. Kita sertifikasi seluruh sopir," kata Kosasih di Balaikota Jakarta, Senin.

Latihan menyetir itu rutin dilaksanakan tiap tahunnya. Para pengemudi itu, lanjut dia, harus memiliki standar yang sama untuk menyetir. Ini sebab pengemudi harus bertanggung jawab atas keselamatan penumpang transjakarta.

Sertifikasi pengemudi itu tidak hanya untuk pengemudi bus transjakarta, tetapi juga untuk para pengemudi bus kopaja dan kopami yang juga menggunakan jalur transjakarta. Pelatihan kepada pengemudi itu diberikan seiring peralihan pengadaan dan pengelolaan transjakarta dari Dinas Perhubungan DKI.

"Target kita 1 juta penumpang per hari. Sekarang baru 350.000. Itu pun sudah dipaksakan desak-desakkan. Perlu 1.289 bus gandeng dan bus single. Jumlahnya dua kali lipat dari bus gandeng," kata Kosasih.

Pihaknya juga telah melaporkan segala kendala dan kebutuhan PT Transjakarta kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Hingga saat ini, PT Transjakarta belum bisa mengelola transjakarta secara menyeluruh karena masih dalam proses transisi dari Unit Pelayanan (UP) yang dipimpin oleh Pargaulan Butar Butar.

"Meskipun sekarang masih masa transisi dengan UP, secara operasional harus tandem sampai akhir tahun ini," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Sejarah Jakarta: Sejarah, Isi, Harga Tiket, dan Jam Buka

Museum Sejarah Jakarta: Sejarah, Isi, Harga Tiket, dan Jam Buka

Megapolitan
9 Rekomendasi Tempat Wisata di Depok

9 Rekomendasi Tempat Wisata di Depok

Megapolitan
Janji Manis Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong, Menghadap ke Sungai hingga Atap Warna-warni

Janji Manis Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong, Menghadap ke Sungai hingga Atap Warna-warni

Megapolitan
10 Rekomendasi Tempat Wisata di Cibubur

10 Rekomendasi Tempat Wisata di Cibubur

Megapolitan
7 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta

7 Ide Oleh-Oleh dari Jakarta

Megapolitan
Taman Kelinci Bambu Apus: Harga Tiket dan Jam Operasionalnya

Taman Kelinci Bambu Apus: Harga Tiket dan Jam Operasionalnya

Megapolitan
Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 14 Persen

Tingkat Keterisian Tempat Tidur RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Naik Jadi 14 Persen

Megapolitan
Cegah Tawuran, Pemkot Jaksel Siapkan Anggaran Rp 250 Juta

Cegah Tawuran, Pemkot Jaksel Siapkan Anggaran Rp 250 Juta

Megapolitan
Polisi Musnahkan 32,5 Kg Sabu dan 5 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus dari Maret hingga Juni 2022

Polisi Musnahkan 32,5 Kg Sabu dan 5 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Kasus dari Maret hingga Juni 2022

Megapolitan
Pembangunan Sanitasi Layak di Setu Dilakukan di Tiga Kelurahan pada Tahun Ini

Pembangunan Sanitasi Layak di Setu Dilakukan di Tiga Kelurahan pada Tahun Ini

Megapolitan
BOR di RS Depok Masih Aman meski Kasus Covid-19 Meningkat

BOR di RS Depok Masih Aman meski Kasus Covid-19 Meningkat

Megapolitan
Korban Penusukan oleh Pria Beratribut Polisi di Bekasi Mengaku Tak Kenal Pelaku

Korban Penusukan oleh Pria Beratribut Polisi di Bekasi Mengaku Tak Kenal Pelaku

Megapolitan
Sepanjang Juni 2022, Camat Setu Bangun 13 dari 20 Sanitasi yang Ditargetkan

Sepanjang Juni 2022, Camat Setu Bangun 13 dari 20 Sanitasi yang Ditargetkan

Megapolitan
Anies Bangun Kampung Gembira, Pengamat: Jangan Sampai Langgar Tata Ruang

Anies Bangun Kampung Gembira, Pengamat: Jangan Sampai Langgar Tata Ruang

Megapolitan
Belasan Santriwati di Ponpes Depok Dicabuli Ustaz hingga Kakak Kelas, Pemkot Depok Beri Pendampingan Psikologis

Belasan Santriwati di Ponpes Depok Dicabuli Ustaz hingga Kakak Kelas, Pemkot Depok Beri Pendampingan Psikologis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.