Dul Dituntut Dua Tahun Masa Percobaan

Kompas.com - 18/06/2014, 14:12 WIB
AQJ alias Dul sebelum mengikuti jalannya sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Rabu (18/6/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusAQJ alias Dul sebelum mengikuti jalannya sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Rabu (18/6/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Putra musisi Ahmad Dhani, AQJ alias Dul, dituntut dua tahun masa percobaan pada persidangan yang dilangsungkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (18/6/2014). Jaksa penuntut umum menjatuhkan tuntutan atas kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Dul yang terjadi di Tol Jagorawi, beberapa waktu lalu.

Lydia Wongsonegoro, kuasa hukum Dul, menjelaskan, pihaknya menghargai tuntutan yang dilayangkan oleh pihak jaksa penuntut. Dengan tuntutan masa percobaan selama dua tahun, lanjutnya, Dul tidak perlu menjalani penahanan atau dipenjara.

"Ini bukan tuntutan penjara. Akan tetapi, apabila dua tahun masa percobaan itu (Dul) melakukan kesalahan, baru menjalani satu tahun penjara," kata Lydia seusai persidangan.

Sidang dengan agenda tuntutan tersebut dihadiri oleh Maia Estianti, ibu dari Dul. Sementara itu, ayah Dul, Ahmad Dhani, tidak tampak.

Maia berharap, proses hukum yang melibatkan putranya dapat segera selesai. "Saya berharap kasus ini cepat selesai dengan baik. Mohon doanya untuk hasil yang terbaik," ujar Maia.

Dul menjadi terdakwa kasus kecelakaan di Kilometer 8+200 Tol Jagorawi yang menewaskan total 7 orang. Dul didakwa tiga pasal kumulatif, yakni Pasal 310 ayat 4, Pasal 310 ayat 2 dan ayat 3, serta Pasal 310 ayat 1. Ancaman pidana dalam pasal tersebut maksimal 6 tahun penjara. Adapun rencananya, Dul akan mengikuti sidang berikutnya dengan agenda pembelaan (pledoi), Rabu (25/6/2014).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Remaja yang Mutilasi Pemuda di Bekasi Divonis 7 Tahun Penjara

Remaja yang Mutilasi Pemuda di Bekasi Divonis 7 Tahun Penjara

Megapolitan
Polisi Musnahkan 1,2 Kg Sabu Hasil Penangkapan Bandar Narkoba Serpong Utara

Polisi Musnahkan 1,2 Kg Sabu Hasil Penangkapan Bandar Narkoba Serpong Utara

Megapolitan
Penerima BST di Kota Tangerang Menurun Sebanyak 32.417 Orang

Penerima BST di Kota Tangerang Menurun Sebanyak 32.417 Orang

Megapolitan
Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Mural di Genteng Rumah Sekitar Flyover Lenteng Agung Selesai, Ada Gambar Ondel-ondel

Megapolitan
BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

BNN Soroti Tingginya Peredaran Sabu dan Ganja di Ciputat

Megapolitan
Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Tim SAR Masih Cari Memori CVR Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Relief Era Soekarno yang Ditemukan di Sarinah Akan Dipamerkan ke Publik

Megapolitan
5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

5 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi Jumat Ini, Total 17 Jenazah

Megapolitan
UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

UPDATE 15 Januari: Tambah 26 Kasus Covid-19 di Tangsel, Dua Pasien Meninggal

Megapolitan
Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Pihak Keluarga Minta Masyarakat Tak Datang ke Rumah Duka Habib Ali Assegaf

Megapolitan
UPDATE: 4.063 Pasien Covid-19 di Depok, Tertinggi Selama Pandemi

UPDATE: 4.063 Pasien Covid-19 di Depok, Tertinggi Selama Pandemi

Megapolitan
Tim Penyelam Kopaska Temukan Sejumlah Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Tim Penyelam Kopaska Temukan Sejumlah Barang Pribadi Korban Sriwijaya Air SJ 182

Megapolitan
Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Meninggal Dunia

Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf Meninggal Dunia

Megapolitan
Sebanyak 931 Tenaga Kesehata di Jakbar Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Sebanyak 931 Tenaga Kesehata di Jakbar Telah Disuntik Vaksin Covid-19

Megapolitan
[UPDATE Covid-19]: Muncul 49 Kasus Baru, Total Kasus Tembus 5.048 Kasus di Kota Tangerang

[UPDATE Covid-19]: Muncul 49 Kasus Baru, Total Kasus Tembus 5.048 Kasus di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X